Bandar Narkoba Tewas Ditembak Polisi di Tangerang

Akibat melakukan perlawanan, bandar narkoba spesialis antar-Lapas tewas ditembak polisi.

oleh Pramita Tristiawati diperbarui 07 Agu 2017, 20:12 WIB
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Liputan6.com, Jakarta - Sepak terjang Hendra (34) sebagai bandar narkoba yang sudah 10 tahun berjualan di kawasan Tangerang, berakhir di tangan polisi. Akibat melakukan perlawanan, bandar narkoba spesialis antar-Lapas ini tewas ditembak polisi.

Timah panas menembus tubuh Hendra pada Senin (7/8/2017) sekitar pukul 05.00 pagi di Jalan Pemuda, dekat dengan Lapas Tangerang. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, Hendra merupakan residivis dan DPO yang sudah lama menjadi incaran kepolisian.

"Dia sudah 10 tahun menjual narkoba di wilayah Tangerang," kata Harry.

Sebelum tewas, Hendra ditangkap polisi di bilangan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu, 6 Agustus 2017. Saat itu, polisi menyita barang bukti empat bungkus sabu seberat 400 gram dari tangan pelaku.

Kepada polisi, Hendra mengaku membeli sabu dari seseorang yang bernama Wawan yang merupakan penghuni Lapas di Jakarta pada Juli 2017. Saat itu Hendra membeli seberat 5 Kg sabu dan sudah terjual 4 Kg.

"Namun saat hendak dilakukan pengembangan di Jalan Pemuda, tersangka melawan dan mencoba menyerang petugas hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dengan menembak pelaku," ujar Harry.

Hendra akhirnya tewas tertembak di bagian dada dan jasadnya langsung dibawa ke RSUD Tangerang. Sementara dari hasil pengembangan, petugas juga menangkap empat tersangka lain, yakni Kaesar (19), Aldi (24), Sindi (21) dan Sudarso (27).


Saksikan video menarik di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya