Cerita Evi Dorong Kursi Roda Sang Ayah saat Haji

Irsam naik haji bersama kedua anak perempuannya, Evi dan Eliya Nurhidayah.

oleh Taufiqurrohman diperbarui 02 Agu 2017, 21:40 WIB
Meski jarak antara Masjid Nabawi ke pemondokan tak terlalu jauh, kaki Irsam sudah tak tahan jika harus berjalan terlalu lama. (Liputan6.com/Taufiqurrohman)

Liputan6.com, Jakarta - Calon jemaah haji asal Pemalang, Jawa Tengah, Muhammad Irsam sudah tak kuat lagi jika harus berjalan menuju Masjid Nabawi dari pemondokannya di usia 77 tahun.

Meski jarak antara Masjid Nabawi ke pemondokan tak terlalu jauh, kaki Irsam sudah tak tahan jika harus berjalan terlalu lama.

Terlebih, di Madinah cukup panas untuk ukuran jemaah Indonesia yang mencapai 46 derajat. Setiap kali ke masjid, Irsam menggunakan kursi roda yang didorong anak perempuannya, Evi Nurfiriah.

"Saya didorong sampai pintu masjid. Lalu ada yang antar jemaah ke dalam masjid," kata Irsam di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Selasa (2/8/2017).

Irsam berhaji dengan kedua anak perempuannya, Evi dan Eliya Nurhidayah. Karena Evi yang bungsu dan tenaganya masih kuat, ia yang sering mengantar ayahnya ke masjid. Evi adalah anak keempat Irsam, sedangkan Eliya anak keduanya.

Kebetulan Evi sedang berhalangan, jadi tidak bisa salat di masjid. Ia hanya mengantar sampai pintu depan, kemudian ada yang membantu ayahnya masuk ke dalam.

Saat ayahnya salat, Evi menunggu di halaman masjid. Setiap kali memasuki waktu salat, Evi yang mengantar ayahnya.

"Terima kasih ya Pak sudah antar ayah saya," ujar Evi kepada petugas haji Indonesia saat mengantarkan ke halaman Masjid Nabawi.

Berangkat haji adalah cita-cita lama Irsam. Pada 2011, ia bersama istri dan kedua anaknya mendaftar. Namun, sang istri meninggal dunia pada 2016.

"Nama istri saya Maryam. Sudah keburu dipanggil Tuhan. Jadinya sekarang bertiga saja, saya dan kedua anak saya," kata Irsam.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya