Kisah Muslihin, Pramusaji 5 Presiden di Istana Negara

Muslihin telah bekerja sejak 1960, ketika ia masih berusia 17 tahun.

oleh Sulung Lahitani diperbarui 14 Jul 2017, 11:31 WIB
-

Liputan6.com, Jakarta - Bekerja di lingkungan istana akan menjadi pengalaman berbeda. Itulah yang dirasakan Muslihin, pramusaji di Istana Negara yang telah mengabdi pada lima presiden.

Muslihin telah bekerja sejak 1960, ketika ia masih berusia 17 tahun. Hingga kini, ia telah menjadi pramusaji deputi 1 Istana Negara.

Sebagai pramusaji istana, beliau tentu hapal apa makanan kesukaan para presiden. Berikut penuturan Muslihin.

1. Makanan Kesukaan Presiden Sukarno

Menurut Muslihin, tiap pagi Presiden Sukarno tidak langsung sarapan. Biasanya Presiden Sukarno akan mengambil kapur sirih untuk direndam dalam air panas, lalu kemudian diminum. Setelah itu, barulah Sukarno minum madu yang dicampur dengan telur.

“Bapak pagi-pagi makannya ubi rebus, dipotong kecil-kecil. Ntar jam 12 habis salat baru makan (berat),” tutur dia.

Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Sukarno paling suka lele sawah yang digoreng dan ditambah jeruk limau. Sementara sayurnya, sayur asam.

Untuk lalapan, Presiden Sukarno paling doyan makan lalap daun singkong, pepaya, dan kangkung. Menurut Muslihin, Presiden Sukarno paling suka makan lalapan tersebut langsung pakai tangan.

“Ga boleh dipiring-piring. Ga enak.”

2. Makanan Kesukaan Presiden Soeharto

Sementara Soeharto, menurut Muslihin, paling suka makan makanan yang direbus. Sebut saja singkong rebus dan talas rebus. Beliau juga paling gemar mengonsumsi tempe dan tahu bacem, serta teh pahit dan kopi.

3. Makanan Kesukaan Presiden Habibie

Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie, kata Muslihin, paling suka makan ikan laut. Untuk cemilan, Presiden Habibie paling suka lontong dan lemper.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya