Tahanan Ganteng Menikah di Tanggal Istimewa

Tahanan ganteng ini menikah. Usai mengucapkan janji nikah, air mata kedua mempelai tak terbendung. Tangis keluarga pun pecah.

oleh Edhie Prayitno Ige diperbarui 09 Jul 2017, 16:01 WIB
Suasana mengharukan mengiringi pembacaan janji nikah Tribagus, sang tahanan ganteng. (foto : Liputan6.com/edhie prayitno ige)

Liputan6.com, Semarang Tahanan ganteng ada di sel tahanan Polres Jepara, Jawa Tengah. Ia menikah pada tanggal istimewa, 7 Juli 2017.

Diawali ketika tahanan ganteng ini keluar dari ruang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Tribagus Cahyo Susilo sudah mengenakan jas warna hitam dipadukan dengan celana panjang warna hitam. Cowok ganteng usia 19 tahun itu berjalan penuh percaya diri menuju Masjid Polres Jepara. Ia diikuti anggota keluarga dan anggota polisi Polres Jepara.

Sepanjang perjalanan dari ruang Satreskrim menuju masjid, sejauh 300 meter, Tribagus menundukkan kepala. Sementara di masjid, sudah menunggu Risqo Faradilla Maulidi, 18 tahun, bersama anggota keluarganya. Risqo akan menjadi mempelai si tahanan ganteng itu.

Pada Jumat, 7 Juli 2017, tahanan Polres Jepara dalam kasus pengeroyokan itu resmi tercatat sebagai suami dari Risqo. Upacara pernikahan dipimpin petugas Kantor Urusan Agama dari Kecamatan Batealit, Muh Faishol.

Isak tangis kedua mempelai mengiringi prosesi ijab kabul. Tribagus, warga RT 02/04, Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, terbata-bata membacakan janji pernikahan. Usai mengucapkan janji nikah, air mata kedua mempelai tak terbendung. Tangis keluarga pun pecah. Tribagus dan Risqo berpelukan erat.

Usai prosesi akad nikah, Tribagus bercerita bahwa sebelum kasus pengeroyokan membelitnya, kedua keluarga mempelai sudah sepakat hari ini akan melangsungkan pesta pernikahan.

"Sudah lama pacaran dan sudah lama merencanakan pernikahan ini," kata Tribagus.

Tak pernah terbayangkan sebelumnya di benak Tribagus bakal melangsungkan prosesi akad nikah dengan menyandang status tersangka. Kasus yang menimpanya kini bermula dari pertunjukan musik dangdut di desa tempat tinggalnya.

"Saat itu katanya ada tawuran. Saya tidak tahu urusan apa-apa, tahu-tahu diciduk (ditangkap) polisi. Sebelum nonton, saya hanya minum SNI (bir) dua botol bersama teman-teman dan saya juga tidak mabuk," kata Tribagus di ruang Satreskrim Polres Jepara.

Meski tak bisa menikmati masa-masa indah usai pernikahan, Tribagus mengaku bahagia dapat mempersunting wanita yang dicintainya. Sebagai maskawin, Tribagus memberikan uang sebesar Rp 500 ribu kepada Risqo.

Sebagai ucapan selamat atas pernikahan Tribagus dan Risqo, Polres Jepara menggelar selamatan. Meski sederhana, nasi tumpeng dan ingkung ayam melengkapi kebahagiaan si tahanan ganteng ini.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya