Seorang Pria Tabrak dan Serang Polisi di Dompu

Pelaku meletuskan senjata air softgun ke arah anggota pos penjagaan Mapolres Dompu sebanyak satu kali

oleh Fachrur Rozie diperbarui 28 Jun 2017, 19:46 WIB
Kabagpenum Polri Brigjen Rikwanto memberi keterangan pers terkait penangkapan terduga teroris Jatiluhur di Jakarta, Senin (26/12). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Penyerangan terhadap anggota kepolisian kembali terjadi. Aksi tersebut dilakukan Ahmad Soalihin (34) warga Dusun Saka, Manggeasi, Kabupaten Dompu. Ia menyerang polisi yang berjaga di Pos Penjagaan Polres Dompu.

Soalihin melakukan penyerangan pada Pukul 00.10 Wita, Rabu (28/6/2017) dengan menabrak anggota piket Polres Dompu dan meletuskan air softgun.

"Beruntung atas peristiwa ini tidak ada korban jiwa, saat ini kondisi di Dompu sudah kembali kondusif," ujar Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto dalam keterangan persnya di Jakarta.

Ia menjelaskan, Soalihin beserta istri dan anaknya menuju Kabupaten Dompu dari Bima. Kemudian Soalihin menurunkan istrinya di Mata Air Madapangga Desa Ndano, Madapangga, Kabupaten Bima.

Sementara sang anak dibawa pelaku menggunakan mobil Avanza Hitam DR 1655 YZ dengan tujuan ingin membunuh anak kandungnya. Mengetahui hal tersebut, sang istri langsung menghubungi sang kakak yang merupakan anggota kepolisian di Polres Dompu.

"Kakak pelaku dan keluarga lalu melaporkan kejadian tersebut ke piket penjagaan Mapolres Dompu," kata Rikwanto.

Kemudian, pelaku yang membawa anak kandungnya mengarahkan mobilnya ke samping pos penjagaan sambil menghina aparat kepolisian.

Selang beberapa lama, pelaku memundurkan mobilnya di depan Sat Lantas Polres Dompu dengan kecepatan tinggi dan berniat menabrakkan mobil ke anggota piket Penjagaan Mapolres Dompu.

Namun pelaku berubah pikiran, malah menghentikan mobilnya di depan Tugu Mapolres Dompu. Kemudian dia keluar dari mobil, mengancam dan menodongkan air softgun ke arah anggota piket Pos Penjagaan.

"Pelaku meletuskan senjata air softgun ke arah anggota pos penjagaan Mapolres Dompu sebanyak satu kali," terang Rikwanto.

Melihat perlakuan pelaku, sang kakak pun memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun dihiraukan. Kemudian pelaku kembali menaiki mobilnya menuju koperasi Polres Dompu dengan jarak 10 meter penjagaan.

"Anggota penjagaan mengeluarkan tembakan peringatan dan mengejar pelaku sampai ke belakang kantor DPRD Dompu. Pelaku kini sudah diamankan di Polres Dompu," tutur Rikwanto.

 

 

Saksikan video menarik di bawah ini:

 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya