Seks di Pagi Hari Potensi Hamil Lebih Besar, Benarkah?

Aneka studi menunjukkan bahwa saat pagi hari jumlah sperma pria lebih banyak. Apakah ini meningkatkan peluang hamil?

oleh Benedikta Desideria diperbarui 26 Jun 2017, 22:00 WIB
Tak ada yang salah mengawali pagimu dengan seks yang luar biasa. Caranya? Simak 8 tips bercinta berikut ini.

Liputan6.com, Jakarta Ada banyak mitos seputar kehamilan, termasuk mengenai peluang hamil. Banyak orang yang mengatakan kalau melakukan seks di pagi hari bikin peluang istri hamil lebih besar. Apa iya?

Aneka studi menunjukkan bahwa saat pagi hari jumlah sperma pria lebih banyak. Bila di malam hari hanya ada 87 juta sperma, maka di pagi hari sperma pria mencapai sekitar 88.

"Perbedaan jumlah sperma terlihat banyak, tapi tidak terlalu berpengaruh di dunia nyata. Lagi pula, hanya butuh satu sperma untuk membuahi sel telur," kata pakar kesuburan dari Institute for Reproductive Medicine and Science, Amerika Serikat, Serena Chen.

Bila memang ingin hamil, sebaiknya perhatikan kapan berhubungan seks, bukan soal pagi atau malam hari. Chen menyarankan agar bercinta saat ovulasi. Bila istri memiliki siklus menstruasi 28 hari, berarti masa subur terjadi dari hari ke-10 hingga 16 dihitung dari menstruasi hari pertama.

"Berhubungan seks dua kali selama periode waktu subur itu nampaknya cukup bagi pasangan subur untuk hamil," papar Chen mengutip Baby Center, Senin (26/6/2017).

Jangan memaksakan diri untuk berhubungan seks lebih sering. Sperma yang sehat bisa hidup selama tiga sampai tujuh hari di saluran reproduksi wanita. Jadi dua kali bercinta selama masa subur itu sudah cukup.

Chen juga berpesan untuk menikmati masa bercinta bersama pasangan. Jangan jadikan keinginan untuk memiliki anak membuat seks jadi beban.

 

 

Saksikan juga video menarik berikut:

 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya