Sakit Parah, Gadis Lima Tahun Dinikahkan dengan Teman Karibnya

Seorang gadis berusia lima tahun yang sakit parah dinikahkan dengan sahabat karibnya.

oleh Azwar Anas diperbarui 21 Jun 2017, 08:00 WIB
Eiledh Paterson dan Harrison Grier menikah dengan konsep dongeng. Foto: The Sun

Liputan6.com, Jakarta Seorang gadis berusia lima tahun yang sakit parah dinikahkan dengan sahabat karibnya. Gadis bernama Eiledh Paterson mempunyai impian menikah, kelak.

Paterson didiagnosa menderita kanker otak sejak kanak-kanak. Dengan penyakit itu, Paterson tidak akan mampu bertahan hidup dalam jangka waktu yang lama.

Paterson dinikahkan dengan sahabat karibnya, Harrison Grier yang baru berusia enam tahun.  Mereka menikah dalam sebuah pesta bertema dongeng akhir pekan.

Ayah Grier, Billy Grier (31) mengatakan anaknya bahkan belum pernah menghadiri acara pernikahan sekalipun. Pesta pernikahan adalah hal yang baru baginya.

"Tapi ini adalah pesta yang indah. Ia menikmati setiap menitnya. Ia juga cukup bersemangat menikahi Eileidh," ujar Billy sebagaimana dilansir The Sun.

Billy mengungkapkan, sejak Grier dan Eileidh bertemu, keduanya tak pernah terpisahkan. Kedekatan mereka bahkan lebih dari saudara.

"Aku kira mereka tahu apa yang sedang terjadi. Ia juga tau betapa penting pesta ini baginya. Ia hanya ingin melakukan apapun untuk kebahagiaan Eileidh," ujarnya.

Sebagaimana pernikahan pada umumnya, sejoli yang masih di bawah umur itu mengenakan kostum pernikahan. Teman dekat dan keluarga berkumpul di sebuah ruang pertemuan di Aberdeen Exhibiton anda Conferenc Centre, di Skotlandia.

Mereka pun membaca janji pernikahan yang ditulis dengan gaya kisah dalam dongeng. Cerita itu ditulis oleh ibu Eileidh, Gail Paterson.

Gail menyebut kanker otak atau neuroblastoma sebagai tokoh jahat yang telah menghancurkan kehidupan masa kecil tuan putri. Gail menggambarkan putrinya sebagai seorang tuan putri yang akan terus berjuang untuk bertahan hidup.

Tak hanya itu, sebuah puisi juga dibacakan untuk Eileidh. Puisi itu membuat mata para tamu sembab. Mereka terharu dengan kisah perjuangan Eileidh untuk bertahan hidup.

"...bahkan jika kita terpisah, aku akan selalu bersamamu," bunyi penggalan puisi itu.

Gail bertekad tidak akan menyerah untuk mengobati anaknya. Gail rencananya akan mengumpulkan 150.000 dolar untuk mengirim Eileidh ke Amerika Serikat. Gail juga turut mengampanyekan tingkat kesadaran akan realitas kanker sejak dini.

(war)

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya