Korsel: Korut Kembali Lakukan Uji Coba Nuklir Balistik

Misil uji coba kali ini diduga mendarat di Laut Jepang atau juga dikenal dengan Laut Timur. Namun tidak dalam zona eksklusif ekonomi.

oleh Arie Mega Prastiwi diperbarui 21 Mei 2017, 18:00 WIB
PBB sebelumnya memberikan sanksi kepada Korut atas upaya pengembangan nuklir yang dianggap membahayakan keamanan internasional.

Liputan6.com, Seoul - Korea Utara kembali berulah. Di tengah suasana yang masih panas, negara itu kembali melakukan uji coba nuklir balistik.

Pernyataan itu diungkapkan oleh pejabat Korea Selatan dan AS. Kedua negara sekutu itu mengatakan roket ditembakkan dari Pukchang, utara Pyongyang. Roket berisi rudal balistik itu terbang hingga 500 kilo meter menuju timur.

"Militer kami memonitor dengan ketat Kora Utara dan siap dengan langkah selanjutnya," katta pernyataan Korea Selatan.

Dikutip dari The Independent, Minggu (21/5/2017), uji coba itu dilakukan di lokasi yang sama pada bulan lalu di mana misil milik Korut gagal meledak.

Misil uji coba kali ini diduga mendarat di Laut Jepang atau juga dikenal dengan Laut Timur. Namun tidak dalam zona eksklusif ekonomi. Hal itu diungkapkan Sekertaris Kabinet Yoshihide Suga.

Suga mengatakan, tak ada laporan kerusakan kapal atau pesawat terkait uji coba in.

Sementara itu, pihak Washington yang kini tengah fokus dengan kunjungan Presiden Donald Trump ke Arab Saudi mengatakan, sistem uji coba kali ini sama dengan di bulan Februari lalu. Rudal terbaru itu memiliki jangkauan lebih pendek dibanding lainnya.

"Kami sadar Korea Utara baru saja meluncurkan rudal MRBM. Sistem yang sama seperti misil di bulan Februari. Jangkauannya lebih pendek dibanding dengan misil-misil uji coba lainnya," kata pejabat Gedung Putih.

"Korea Selatan dan AS akan terus menganalisis peluncuran itu lebih dalam," demikian pernyataan dari kepala staf gabungan Korea Selatan.

Sementara itu, presiden Korsel yang baru saja dilantik, Moon Jae-in langsung menggelar pertemuan National Security Council di kediaman di Blue House tak lama setelah misil diluncurkan.

Hingga saat ini, semenjak Presiden Trump menghuni Gedung Putih, Korea Utara telah meluncurkan 10 misil dalam 7 kesempatan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya