Kecerdasan Buatan Bisa Tebak Genre Musik Lebih Akurat

Kecerdasan buatan pendeteksi genre musik ini diciptakan oleh sekelompok ilmuwan di Cambridge Consultants

oleh Jeko I. R. diperbarui 07 Mei 2017, 19:00 WIB
Ternyata, selain pekerja seks komersial, robot dengan kecerdasan buatan juga mulai mengambil peran sebagai ahli hukum. (Sumber techinsider.io)

Liputan6.com, Cambridge - Peran kecerdasan buatan (AI, Artificial Intelligence) perlahan mulai diterima sejumlah sektor, tak terkecuali industri musik. Kini kecerdasan buatan bisa menebak genre musik secara akurat. Bahkan, ia dapat mengetahui genre lebih baik dari manusia.

Menurut informasi yang dilansir dari Engadget, Minggu (7/5/2017), kecerdasan buatan pendeteksi genre musik ini diciptakan oleh sekelompok ilmuwan di Cambridge Consultants.

Mereka telah mengujinya melalui metode mendengarkan dentuman permainan piano dengan beberapa genre, seperti baroque, klasik, ragtime, dan jazz. 

Monty Barlow, pimpinan Machine Learning Cambridge Consultant, mengatakan konfigurasi sistem Deep Learning menjadi kunci utama mekanisme deteksi genre musik. Hal inilah yang menyebabkan ia bekerja lebih akurat ketimbang telinga manusia.

"Nantinya, algoritma kecerdasan buatan ini dapat dikembangkan ke tahap lebih kompleks, seperti mencari database musik atau menerka instrumen yang digunakan," kata Barlow.

Tak hanya untuk musik, kecerdasan buatan yang digarap Cambridge Consultant ini juga dapat diterapkan di industri kesehatan. Sebagai contoh, ia kelak dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi kesehatan pasien dengan mendengar gelombang sensor.

(Jek/Why)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya