WHOOPS: Anti-Gemuk, Roti Kreasi Warga Yogyakarta yang Laris Manis

Semua orang dapat mengonsumsi roti anti gemuk termasuk pengidap autisme, kanker, maupun alergi bahan tertentu.

oleh Adinda Iffah diperbarui 17 Mar 2017, 16:30 WIB

Liputan6.com, Jakarta Jangan menilai sesuatu dari kulitnya saja. Ungkapan itu pas ketika disematkan pada roti-roti yang terpampang di rak sebuah kedai roti yang diberi label Kebun Roti Yogyakarta. Warnanya kusam, bentuknya juga tidak rapi seperti layaknya roti pabrikan, tetapi soal rasa jangan ditanya. Kunyahan pertama akan berlanjut ke gigitan selanjutnya. Setelah roti pertama tandas, tak jarang orang menunjuk roti kedua, ketiga, dan membungkusnya untuk dibawa pulang. Roti yang dijual di tempat ini meminimalkan penggunaan bahan baku yang berasal dari pabrik. Tidak memakai pengawet, pengembang, serta pelembut, tanpa margarin, berbahan tepung sorgum merah dan putih, kulit gandum, gula semut, garam laut organik, susu organik, dan sebagainya. Alhasil, kesannya pun lebih seret ketika dikunyah, namun tidak mengurangi cita rasa sama sekali.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya