Yakutsk, Kota Besar Paling Dingin di Dunia yang Kaya Berlian

Meski suhu di sini minus 64 derajat Celcius, kota ini kaya akan berlian.

oleh Sulung Lahitani diperbarui 18 Feb 2017, 11:00 WIB
Meski suhu di sini minus 64 derajat selsius, namun kota ini kaya akan berlian.

Liputan6.com, Jakarta - Mereka yang tinggal di daerah tropis mungkin tidak pernah membayangkan rasanya hidup di kota terdingin di planet ini. Seperti apa rasanya hidup di tempat dengan suhu minus 64,4 derajat Celcius?

 

Yakutsk merupakan Ibu Kota Republik Sakha di Rusia. Ini merupakan salah satu kota terbesar di Siberia dan berjarak 450 kilometer di selatan Lingkar Arktik. Kota ini dijuluki sebagai kota besar terdingin di dunia.

Kota Yakutsk telah ada sejak abad ke-13. Awalnya, kota ini merupakan "benteng pertahanan" yang dibangun untuk melindungi warga Yakutsk dan Siberia yang bersatu untuk bersembunyi dari kekaisaran Mongolia.

Dilansir dari Allday, saat kekaisaran Rusia mengambil alih, Yakutsk menjadi salah satu ibu kota yang dikuasai oleh pangeran lokal. Permukiman ini semakin besar pada 1880-an saat emas dan mineral berharga lainnya ditemukan di sana.

Penggalian yang diperluas malahan membuat mereka menemukan logam berharga lainnya: berlian. Yakutsk pun makin berkembang. Kota ini juga menjadi pemasok seperlima dari produksi berlian dunia.

-
Penguasa Rusia, Stalin, kemudian memperkuat kota dengan mendirikan penjara, kamp pelatihan, dan pabrik senjata. Kebanyakan penduduk Yakutsk saat ini merupakan dua kelompok: relawan yang tinggal sejak awal serta mereka yang diberi hukuman menambang di tambang logam mulia.

Sebagai salah satu pusat ekonomi, kota ini merupakan salah satu tempat yang paling mudah diakses dari Rusia. Kota ini merupakan pemberhentian terakhir untuk kereta api dan jalan raya.

-
 

Baru-baru ini, bandara dibangun untuk mempermudah pengunjung serta pengusaha berlian yang masuk dan keluar. Walau demikian, bandara tidak bisa beroperasi sepanjang tahun karena es yang menutupi kota ini.

Musim dingin terjadi hampir sepanjang tahun di Yakutsk. Selama puncak musim dingin, kebanyakan orang memilih untuk tidak keluar rumah sama sekali.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya