Merasa Dicintai, Lorenzo Pertimbangkan Pensiun di Ducati

Meski baru bergabung beberapa bulan bersama Ducati, Lorenzo merasakan kenyamanan.

oleh Windi Wicaksono diperbarui 04 Feb 2017, 11:00 WIB
Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo di ICE BSD City, Tangerang, Jumat 3 Februari 2017 (Foto: Windi Wicaksono / Liputan6.com)

Liputan6.com, Tangerang - Jorge Lorenzo menunggangi motor tim Ducati Corse untuk MotoGP 2017. Pembalap asal Spanyol itu merasa dicintai oleh tim Ducati dan pensiun bersama mereka akan menjadi sesuatu yang indah.

Musim lalu, Lorenzo masih memperkuat Movistar Yamaha, tim yang mengantarkannya tiga kali juara dunia MotoGP. Dia sadar perbedaan karakter motor antara Yamaha dan Ducati akan memengaruhinya dalam menjalani musim MotoGP 2017.

"Motor Ducati spesial, sangat berbeda dengan yang lainnya, terutama yang saya kendarai tahun lalu. Saya harus lebih agresif tanpa tancap gas, menyesuaikan gaya balap dengan karakter motor," jelas Lorenzo.

"Saya harus berusaha keras agar lebih kompetitif. Saya terus mengalami kemajuan besar dari hari pertama bergabung, dan menjadi lebih cepat," tuturnya.

Meski baru bergabung beberapa bulan bersama Ducati, Lorenzo merasakan kenyamanan. Saat ini, dia dan Ducati berusaha meningkatkan kecepatan dan saling beradaptasi untuk memperoleh kemajuan bagi tim.

"Mengakhiri karier balap di Ducati tentu akan menjadi hal terbaik. Tapi, tentu jika saya pensiun bersama Ducati, saya harus menjadi juara dunia bersama mereka terlebih dahulu," ungkap pembalap berusia 29 tahun ini.

"Itu adalah target penting (juara dunia bersama Ducati). Saya merasa sangat dicintai di sini, tim dan orang-orang di sekitar saya, penting untuk memiliki perasaan bagus saat bekerja bersama tim," kata Lorenzo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya