Solusi Antimacet Ridwan Kamil bagi Wisatawan Kota Bandung

Salah satu destinasi terbaru yang bermuatan sejarah adalah Pendopo Kota Bandung alias rumah dinas Ridwan Kamil.

oleh Kukuh Saokani diperbarui 26 Des 2016, 09:31 WIB

Liputan6.com, Bandung - Kota Bandung menjadi salah satu tujuan utama para wisatawan dalam mengisi liburan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. Ratusan ribu pengunjung diprediksi bakal memenuhi Kota Kembang, julukan Kota Bandung, untuk berburu kuliner, berwisata serta memburu produk fesyen.

Kedatangan para wisatawan itu menjadi sumber pendapatan bagi warga dan pemerintah Kota Bandung. Namun, kehadiran mereka diprediksi menjadi sumber kemacetan di sejumlah ruas jalan, seperti kawasan Dago, Setiabudi, Gatot Subroto dan beberapa tempat lainnya.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjelaskan agar wisatawan bisa melakukan alternatif cara bepergian dengan menggunakan sepeda atau berjalan kaki demi menghindari kemacetan. Selain itu, berjalan kaki akan memberikan sensasi baru bagi para wisatawan.

"Bisa menggunakan sepeda atau jalan kaki. Bandung Kota menyenangkan kok untuk jalan kaki," kata dia, Sabtu malam, 24 Desember 2016.

Menurut pria yang akrab disapa Emil itu, banyak destinasi wisata di Kota Bandung selain pusat perbelannyaan seperti taman, trotoar, Alun-Alun Kota Bandung dan beberapa tempat lainnya.

Destinasi terbaru adalah Pendopo Kota Bandung yang usianya sudah dua abad. Baru-baru ini, Emil membuka tempat yang berfungsi sebagai rumah dinas wali kota itu untuk umum sejak 25 Desember hingga 1 Januari 2017.

"Terbuka setiap hari untuk umum dari jam 09.00-12.00 WIB dan 13.30-16.00 WIB. Selanjutnya, terbuka untuk wisata hanya setiap Sabtu-Minggu di jam yang sama," tulis Emil melalui akun Instagram miliknya.

"Tapi pesan saya selalu jaga ketertiban jangan buang sampah sembarangan," ucap Emil lagi.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya