Tingkatkan Kinerja Hati dengan Makanan Ini

Tanpa hati yang sehat, Anda bisa menderita dari ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan pusing, perubahan suasana hati, dan depresi.

oleh Aluna Swara diperbarui 20 Nov 2016, 10:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta Mendapatkan tubuh yang sehat tak selalu harus memperhatikan kesehatan jantung, ginjal atau otak saja. Hati, merupakan salah satu organ tubuh yang cukup penting untuk tubuh Anda.

Hati yang sehat memainkan peran penting untuk mengurangi masalah pencernaan seperti metabolisme yang lambat, gas, kembung dan sembelit. Hati mengatur kadar gula darah yang ketika tidak seimbang dapat menyebabkan Anda ingin makan makanan manis, lelah dan tidak fokus dalam berpikir.

Hati yang beracun dapat menyebabkan penyakit radang seperti diabetes, radang sendi, tekanan darah tinggi dan penyakit autoimun. Tanpa hati yang sehat, Anda bisa menderita dari ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan pusing, perubahan suasana hati, dan depresi.

Makanan yang dikonsumsi dapat menjaga kinerja hati tetap maksimal. Untuk menjaga hati tetap sehat, ini beberapa jenis makanan yang dapat membuat hati Anda bekerja maksimal seperti dilansir Rodale Wellness, Minggu (20/11/2016).

1. Telur

Telur memberikan protein berkualitas tertinggi yang mengandung delapan asam amino esensial, kolesterol baik dan nutrisi kolin yang penting. Kolin adalah koenzim yang dibutuhkan untuk metabolisme dan ditemukan pada kuning telur dan melindungi ati dari berbagai zat beracun. Hati Anda juga membutuhkan asam amino esensial untuk melakukan proses detoksifikasi.

2. Air

Selain oksigen, tubuh Anda membutuhkan air lebih banyak dari makanan dan bahan lainnya, hanya untuk bertahan hidup. Air dapat membuang racun dan produk limbah dari dalam tubuh, sehingga Anda merasa lebih berenergi dan memberi peringatan ketika tubuh mengalami dehidrasi.

Jangan sampai kekurangan dan juga berlebihan minum air karena bisa berbahaya bagi kesehatan. Hindari minum air es saat makan karena tubuh Anda menggunakan energi untuk menghangatkan es, sehingga menipiskan enzim pencernaan yang penting.

 

Bawang putih

3. Bawang putih

Bawang putih mengandung senyawa sulfur aktif yang disebut allicin, untuk menghilangkan racun dari hati. Ini membantu hati Anda membersihkan tubuh dari paparan merkuri, zat aditif dari makanan tertentu dan hormon estrogen.

4. Makanan fermentasi

Fermentasi merupakan bentuk kuno pengawetan makanan dimana makanan alami diubah oleh mikroorganisme yang memecah semua karbohidrat makanan dan protein, membantu pencernaan berkat bakteri sehat seperti lactobacilli.

Makanan fermentasi seperti kimchi, makanan tradisional korea yang terbuat dari kubis yang difermentasi, lobak, bawang putih, cabai, bawang merah, jahe dan garam. Miso, sup rumput laut dari Jepang juga salah satu makanan fermentasi yang baik untuk hati.

5. Minyak kelapa dan minyak zaitun

Minyak kelapa merupakan lemak jenuh sehat yang mudah dicerna dan segera dipecah oleh enzim dalam air liur serta air pada lambung. Sedangkan, minyak zaitun kaya akan fenols, senyawa anti peradangan yang juga ditemukan pada apel dan buah-buahan berry. Rutin konsumsi minyak zaitun membantu hati mengurangi tekanan oksidasi dalam tubuh.

 

Kubis

6. Keluarga sayuran kubis

Sayuran dari keluarga kubis seperti brokoli, kubis, kembang kol, bokchoy dan lobak, kaya akan senyawa fenolik yang dapat mencegah pembentukan karsinogen (zat pemicu kanker) dalam perut Anda. Ini sebagai respon terhadap makanan yang dibuat dengan minyak terhidrogenasi dan natrium nitrit.

Sayuran ini mengandung fitonutrien-flavanoid penting, karotenoid, sulforaphane dan indoles yang membantu hati Anda menetralisir bahan kimia, pestisida, obat-obatan dan karsinogen, serta makanan terbaik untuk melawan alergi.

7. Sayuran berdaun hijau gelap

Kale adalah sayuran yang mengandung kadar belerang tinggi yang dapat mendukung hati Anda dalam proses detoksifikasi, memicu untuk menghilangkan radikal bebas dan bahan kimia beracun lainnya.

8. Buah-buahan berry

Blueberry, stroberi, raspberi dan cranberries merupakan superfood alami karena mengandung senyawa tanaman fitokimia, antioksidan tinggi yang ada pada tanaman. Senyawa ini dapat membantu hati Anda melindungi dari radikal bebas dan tekanan oksidatif, yang dikaitkan dengan penyakit kronis dan penuaan. Antosianin dan polifenol yang ada pada buah terbukti menghambat proliferasi sel kanker di hati.

9. Apel

Sama seperti berry, apel juga mengandung senyawa fenolik yang kuat termasuk flavanoid, yang dapat melawan penyakit peradangan. Apel juga mengandung pektin, sumber berharga dari serat larut yang membantu penumpukan racun dalam tubuh.

(Aluna Swara)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya