Liputan6.com, Jakarta: Jangan keburu berpikir porno membaca judul di atas. Orgasme yang dirasakan Cornelia Agatha bukan berkaitan dengan seksual, melainkan
orgasme dalam teater. Pemeran Sarah dalam sinetron "Si Doel Anak Sekolahan" ini saking cintanya dengan dunia teater sampai menganalogikan kepuasan yang
dirasakannya sebagai multiorgasme.
"Istilahnya, kalau main film itu bisa orgasme, kalau di teater multiorgasme," ujar ibu dari si kembar Makayla Athaya Lalwani dan Tristan Athala Lalwani ini kepada Liputan6.com saat menghadiri Workshop+Competition "Let's Go to Hollywood" di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Lia, panggilan Cornelia Agatha, mengaku bahwa sekian lama berkecimpung di teater membuatnya sadar betapa dunia panggung tersebut memperkaya pengalamannya. Bahkan baginya, teater menjadi fondasi akting seorang pemain. Sebab, selain sangat memacu adrenalin karena diharuskan tampil "live", para pemain juga bermain secara jujur. "Kalau di teater dari pertama nggak di-cut sedikitpun," ujar dia.
Selain bisa tampil jujur, ia juga dapat sekaligus menggali bakatnya di bidang tarik suara dan tari karena kebanyakan teater berjenis musikal. Tidak sampai di situ, Lia pernah melakukan bela diri, eksplorasi wayang, sekaligus akting, menyanyi, dan menari dalam satu waktu.
Meski teramat menikmati dunia teater, bukan berarti Lia lupa akan film atau sinetron yang sudah melambungkan namanya. Hanya, teater membuat dia tetap berkonsentrasi pada keluarga terutama mengurus si kembar. "Jadwal kebetulan menguntungkan tidak mengganggu waktu sama anak-anak, dibanding film," kata aktris yang pernah tampil mengejutkan dalam film Detik Terakhir ini.(YNI/YUS)
orgasme dalam teater. Pemeran Sarah dalam sinetron "Si Doel Anak Sekolahan" ini saking cintanya dengan dunia teater sampai menganalogikan kepuasan yang
dirasakannya sebagai multiorgasme.
"Istilahnya, kalau main film itu bisa orgasme, kalau di teater multiorgasme," ujar ibu dari si kembar Makayla Athaya Lalwani dan Tristan Athala Lalwani ini kepada Liputan6.com saat menghadiri Workshop+Competition "Let's Go to Hollywood" di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Lia, panggilan Cornelia Agatha, mengaku bahwa sekian lama berkecimpung di teater membuatnya sadar betapa dunia panggung tersebut memperkaya pengalamannya. Bahkan baginya, teater menjadi fondasi akting seorang pemain. Sebab, selain sangat memacu adrenalin karena diharuskan tampil "live", para pemain juga bermain secara jujur. "Kalau di teater dari pertama nggak di-cut sedikitpun," ujar dia.
Selain bisa tampil jujur, ia juga dapat sekaligus menggali bakatnya di bidang tarik suara dan tari karena kebanyakan teater berjenis musikal. Tidak sampai di situ, Lia pernah melakukan bela diri, eksplorasi wayang, sekaligus akting, menyanyi, dan menari dalam satu waktu.
Meski teramat menikmati dunia teater, bukan berarti Lia lupa akan film atau sinetron yang sudah melambungkan namanya. Hanya, teater membuat dia tetap berkonsentrasi pada keluarga terutama mengurus si kembar. "Jadwal kebetulan menguntungkan tidak mengganggu waktu sama anak-anak, dibanding film," kata aktris yang pernah tampil mengejutkan dalam film Detik Terakhir ini.(YNI/YUS)