5 Pemain yang Punya Hubungan Buruk dengan Mourinho

Jose Mourinho memiliki hubungan yang buruk dengan sejumlah pemain saat menjadi pelatih Chelsea dan Madrid.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 30 Oktober 2016, 08:30 WIB
Jose Mourinho memiliki hubungan yang buruk dengan sejumlah pemain saat menjadi pelatih Chelsea dan Madrid.

Liputan6.com, London - Jika sukses adalah apa yang diinginkan dari Jose Mourinho, maka kesuksesan adalah apa yang akan Anda dapatkan dari pria Portugal itu. Itu sebabnya Manchester United (MU) menunjuk Jose Mourinho sebagai manajer pengganti Louis van Gaal.

Namun setiap menjadi pelatih, selalu ada sedikit drama. Mourinho mungkin salah satu pelatih terbaik di dunia. Ia mempunyai sejarah memiliki permusuhan dengan sesama manajer, wasit, dan pemain.

Mourinho tidak pernah menjadi pelatih sebuah klub lebih dari tiga musim. Ia dipecat Chelsea pada Desember 2015 lalu setelah berselisih dengan pemainnya menyusul menurunnya performa klub London tersebut.

Tuntutan Mourinho yang terlalu banyak membuat hubungannya dengan pemain selalu renggang. Banyak pemain yang memuji dia sebagai motivator sempurna di ruang ganti. Tapi, untuk beberapa pemain, sangat memberi pria berjuluk Special One itu.

Berikut lima pemain yang punya hubungan buruk dengan Mourinho seperti dikutip dari Sportskeeda, Minggu (30/10/2016):


1. Juan Mata

Juan Mata dijual Chelsea pada Januari 2014 setelah Jose Mourinho kembali menjadi manajer klub London tersebut.

Juan Mata merupakan pemain terbaik Chelsea selama dua tahun berturut-turut, yakni 2012 dan 2013. Gelandang serang asal Spanyol itu adalah seorang pahlawan di Stamford Bridge.

Tapi, reputasi Mata itu tidak membuat Jose Mourinho, yang ditunjuk sebagai manajer Chelsea pada 2013 menjadi terkesan. Dia justru mengkritik cara adaptasi dan kinerja Mata di bawah kepemimpinannya.

Mata kemudian dijual ke Manchester United (MU) pada Januari 2014. Setelah pindah ke Old Trafford, Mata menanggapi kritik Mourinho.

"Jika seorang pemain bintang adalah pemain yang mencetak gol dan assist serta punya statistik yang baik, maka saya senang menjadi pemain bintang," kata Mata.

Pada musim panas 2016, satu-satunya pemain di MU yang takut dengan kedatangan Mourinho adalah Mata. Ketika melawan Leicester City di ajang Community Shield, Mata digantikan setelah hanya 30 menit berada di lapanga. Meski MU menang, dia tidak terkesan. Kini, hanya waktu yang akan menjawab bagaimana masa depan Mata di MU.


2. Iker Casillas

Iker Casillas dan Jose Mourinho memiliki hubungan yang buruk saat di Real Madrid.

Perseteruan legenda Real Madrid Iker Casillas dengan Jose Mourinho dimulai ketika Marca membocorkan starting line-up Los Blancos melawan Barcelona di musim 2010-2011. Persetuan itu semakin meruncing setelah Mourinho mencolok mata asisten pelatih Barcelona Tito Vilanova saat kedua rival abadi itu bertemu.

Lanjut Baca:

Atas insiden tersebut, Casillas menelepon gelandang Barcelona Xavi Hernandez untuk rekonsiliasi. Ternyata tindakan Casillas itu dinilai Mourinho sebagai sebuah pengkhianatan. Ia tidak ingin kapten Madrid itu mengibarkan bendera putri kepada lawan. Pada musim ketiganya sebagai pelatih Madrid, hubungan Mourinho dan Casillas kian memburuk. Pelatih asal Portugal itu lebih memilih memainkan kiper cadangan Antonio Adan. Mourinho kemudian membeli Diego Lopez setelah Casillas mengalami cedera di tangannya. Casillas, menurut Diego Torres dalam biografinya The Special One, dilihat Mourinho sebagai rumput, tahi lalat, pengkhianat, dan egois. Mourinho bahkan mengatakan, "Sementara saya pelatih Madrid, Diego Lopez akan memainkan posisi Casillas". Pada 2015, Casillas baru mengungkapkan pendapatnya tentang Mourinho. "Pada akhirnya, kita hanya tak memiliki hubungan yang baik," ucap pemain yang kini bermain di FC Porto itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya