Di Tengah Ketegangan dengan Rusia, Norwegia Sambut 330 Marinir AS

Langkah AS menempatkan marinir di Norwegia dianggap mampu meredam tingkah laku Rusia?

oleh Arie Mega Prastiwi diperbarui 25 Okt 2016, 11:19 WIB
Tentara Amerika Serikat (Zimbio)

Liputan6.com, Oslo - Pasukan Marinir AS tengah menuju Norwegia. Tujuannya untuk meredam aksi Rusia di kawasan tersebut.

Langkah AS tersebut diambil setelah ketegangan yang meningkat antara Washington DC dan Moskow. Kedua negara kuat itu tengah bersitegang terkait Suriah dan tuduhan Negeri Paman Sam atas keterlibatan Rusia meretas keamanan siber.

Pada awal Januari tahun ini, sejumlah 330 marinir AS ditempatkan di Vaernes, Norwegia.

"AS ingin memperluas kesempatan untuk latihan di alam Norwegia dengan menempatkan Marine Corps Rotational Force di Norwegia. Kami juga menerima mereka dengan baik," kata Menteri Pertahanan Norwegia, Ine Eriksen Soreide seperti dikutip dari CNN, Selasa (25/10/2016).

Sementara itu, pihak AS mengaku sangat menikmati hubungan timbal balik yang baik dengan Norwegia.

Pernyataan kedua belah pihak mengenai keberadaan Marinir AS di Norwegia-- yang berbagi perbatasan sepanjang 122 mil dengan Rusia. Kedua negara sama-sama anggota NATO.

"Keberadaan marinir AS akan memperkuat kemampuan NATO untuk menempatkan pasukan di utara Eropa," tulis kedua pernyataan dari pihak AS dan Norwegia.

Tensi yang makin meninggi dengan Rusia diawali dengan aneksasi Negeri Beruang Merah ke Krimea pada 2014. Lalu diikuti dengan intervensi Putin ke Ukraina timur.

AS dan sekutu NATO ketar-ketir dengan langsung menggerakkan pasukannya menuju Polandia dan negara-negara di Laut Baltik.

Awal tahun ini, pasukan dari 2nd Marine Expeditionary Brigade dilatih di Norwegia bersama dengan tentara dari negara-negara NATO lainnya. Latihan bersama ini disebut Exercise Cold Response.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya