Konsep Pernikahan Dulu dan Sekarang, Ideal Mana?

Begini perbedaan konsep pernikahan yang ideal 75 tahun yang lalu dengan sekarang.

oleh Annabella Siahaan diperbarui 22 Okt 2016, 14:00 WIB
Begini perbedaan konsep pernikahan yang ideal 75 tahun yang lalu dengan sekarang.

Liputan6.com, Jakarta Sebuah studi yang dilakukan oleh Our World In Data memberikan perbandingan dari apa yang diharapkan pria dan wanita dari pernikahan pada 1939 dan 2008. Tentu saja ada perbedaan yang cukup signifikan.

Seperti yang dilansir dari Askmen.com pada Sabtu (22/10/2016), perubahan dari konsep ideal sebuah pernikahan cukup banyak yang berubah sejak tahun 1939, paling tidak dalam hal kencan. Sebelum Perang Dunia, pria akan menulis surat cinta yang panjang dan membutuhkan waktu beberapa minggu untuk sampai ke tujuan. Sekarang ini, Anda dapat memilih pria dari Tinder hanya dalam beberapa detik.

Apakah ekspektasi pria dan wanita telah berubah dalam 75 tahun ini?

Data yang diunggah oleh Max Roser dari Our World In Data membandingkan survei yang dilakukan oleh Christie F. Boxer pada 1939 dan 2008 di mana pria dan wanita diminta untuk menilai 18 sifat penting yang harus dimiliki oleh seorang calon suami atau istri berdasarkan urutan.

Tahun 2008, baik pria maupun wanita menyatakan bahwa cinta dan daya tarik adalah faktor yang paling penting. Namun pada 1939, kedua hal tersebut berada di urutan ke-5 bagi pria, dan ke-4 bagi wanita. Sepertinya pria pun semakin dangkal di mana "penampilan" naik dari urutan ke-17 menjadi urutan ke-12.

Wanita di tahun 2008 pun lebih mementingkan kecerdasan pria dibandingkan dengan wanita pada 1939, di mana hal tersebut masuk dalam urutan ke-11 sebagai faktor signifikan bagi seorang suami ideal, dan naik menjadi urutan ke-4 pada 2008.

Pada 1939, kebutuhan untuk rumah dan anak-anak berada dalam urutan ke-7 bagi wanita, namun turun menjadi urutan ke-9 di tahun 2008. Yang menarik, prospek finansial yang baik menjadi lebih penting baik bagi wanita (naik dari urutan ke-17 menjadi ke-12) maupun pria (naik dari urutan ke-13 menjadi urutan ke-10).

Walaupun demikian, perbedaan yang paling signifikan adalah "kesucian". Jika dulu faktor ini berada di urutan ke-10 baik bagi pria maupun wanita, kini berada di urutan ke-18 bagi kedua gender.

Sepertinya udah begitu banyak nilai yang berubah sejak tahun 1939 dan pria maupun wanita lebih mementingkan perasaan cinta daripada sekadar penampilan yang atraktif. Yang pasti, tak ada ruginya jika ternyata calon pasangan adalah orang yang kaya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya