Jamaah Naqsabandiyah Deli Serdang Lebaran Lebih Cepat Sehari

Jamaah Naqsabandiyah Deli Serdang juga berpuasa lebih cepat sehari daripada ketetapan pemerintah.

oleh Fajar Abrori diperbarui 05 Jul 2016, 22:17 WIB
Jamaah Naqsabandiyah Deli Serdang gelar Salat Ied lebih cepat sehari dari ketetapan pemerintah. 9Liputan6.com/Reza Perdana)

Liputan6.com, Medan - Pemerintah melalui sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia pada Senin, 4 Juli 2016, memutuskan Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada Rabu, 6 Juli 2016.

Meski demikian, gema takbir telah terdengar di Pondok Pesantren Thariqot Naqsabandiah Alkholidiah Jalaliah di Pasar 4 Simpang Kongsi, Gang Leman Harahap, Mariendal, Deli Serdang, Sumatera Utara pada hari ini, Selasa (5/7/2016).

Ratusan jamaah Thariqot Naqsabandiah Alkholidiah Jalaliah di Pondok Pesantren tersebut melaksanakan Salat Idul Fitri. Jamaah Tarekat Naqsabandiyah menetapkan 1 Syawal 1437 H pada hari ini.

"Pelaksanaan Salat Ied ini sesuai hasil hisab yang telah kita lakukan. Kita sudah menghitung dan melihat ketinggian bulan lebih dari 5 derajat," kata ulama Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiah Jalaliah Syekh Muda Anwar Syazali Al Kholidi.

Sementara itu, usai pelaksanaan Salat Id, para jamaah terlihat saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Setelah itu, mereka melanjutkan kegiatan dengan makan bersama penganan khas hari raya.

Sebelumnya, jamaah Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiah Jalaliah juga memulai Ramadan sehari lebih awal dibanding ketetapan pemerintah. Jamaah mulai berpuasa wajib pada Jumat, 5 Juni 2016. Penetapan 1 Syawal dan 1 Ramadan yang menggunakan hisab qamariyah.

Awal Syawal yang ditetapkan Tarekat Naqsabandiyah Kholidiah Jalaliah lebih cepat sehari dari ketetapan pemerintah.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya