Kena Penalti, Posisi Start Rio Haryanto Melorot

Rio Haryanto sebelumnya start dari posisi ke-19 di GP F1 Austria.

oleh Windi Wicaksono diperbarui 03 Jul 2016, 12:50 WIB
Pebalap Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto, berhasil finis posisi ke-19 F1 GP Kanada di Sirkuit Gilles Villeneuve, Kanada, Senin (13/6/2016) dini hari WIB. Sementara itu Lewis Hamilton menjadi juara. (AFP/Getty Images/Mark Thompson)

Liputan6.com, Spielberg - Pembalap Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto, terkena penalti dan harus turun tiga posisi start di balapan F1 Grand Prix Austria, Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (3/7/2016). Selain Rio, driver Renault Jolyon Palmer dan pembalap Sauber, Felipe Nasr juga kena penalti.

Seperti dilansir GP Update, hukuman diberikan karena Rio, Palmer, dan Nasr mengabaikan bendera kuning pada sesi kualifikasi 1 yang berlangsung Sabtu (2/7/2016). Selain turun tiga grid, ketiga pembalap itu juga mendapat dua poin penalti.

Baca Juga

  • Prediksi Prancis Vs Islandia: Menanti Kejutan Terbesar
  • 7 Fakta Menarik di Balik Kepedihan Italia dan Pesta Jerman
  • Banjir Air Mata, Buffon Tetap Banggakan Italia

Pada sesi kualifikasi pertama, marshal harus mengibarkan bendera kuning setelah mobil pembalap Toro Roso, Carlos Sainz mengalami kerusakan mesin. Steward menganggap Rio, Palmer, dan Nasr tidak menurunkan kecepatan saat bendera kuning dikibarkan.

Dengan penalti itu, Rio yang awalnya start dari posisi  ke-19 menjadi ke 21. Palmer dari posisi ke-18 akan memulai lomba dari grid ke-20. Sementara itu, Nasr tetap start dari posisi buncit.

Bukan hanya Rio, Palmer, dan Nasr, dua pembalap papan atas F1 juga terkenal penalti. Nico Rosberg dari Mercedes dan Sebastian Vettel diganjar hukuman dan posisi start-nya harus turun karena mengganti girboks.

Pembalap Mercedes GP, Lewis Hamilton bakal start terdepan di F1 GP Austria. Rekan satu tim Rio, Pascal Wehrlein memulai balapan dari posisi 12 dengan waktu 1 menit 07, 700 detik.

**Ingin mendapatkan informasi terbaru tentang Ramadan, bisa dibaca di sini.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya