Dibangun 3 Hari, Patung Lego Ini Runtuh Beberapa Detik

Karya patung dari lego ini dikerjakan dalam 3 hari, namun runtuh seketika dalam beberapa detik oleh seorang anak kecil.

oleh Alexander Lumbantobing diperbarui 03 Jun 2016, 08:30 WIB
Karya patung dari Lego ini dikerjakan dalam 3 hari, namun runtuh dalam beberapa detik oleh seorang anak kecil. (Sumber The Sun)

Liputan6.com, Ningbo - Lebih mudah merusak daripada mencipta. Begitulah kisah runtuhnya patung lego yang dibuat dengan susah payah selama 3 hari, namun runtuh hanya dalam hitungan detik.

Dikutip dari news.com.au pada Kamis (2/6/2016), seorang guru bernama Zhao dari Kota Ningbo di timur Tiongkok meluangkan waktu selama kira-kira 3 hari untuk menciptakan tokoh Nick Wilde menggunakan balok-balok Lego. 

Bukan hanya mengorbankan waktu, ia juga membelanjakan sekitar 100 ribu RMB atau setara Rp 207 juta untuk menyusun tokoh kartun kondang dari tayangan Disney, Zootopia.

Sang guru menciptakan patung itu karena ia memang hobi permainan Lego. Hasil karyanya kemudian terpilih untuk dipajang dalam salah satu mal, Wanda Group yang dimiliki oleh Wang Jianlin, pria terkaya di Tiongkok.

Karya patung dari Lego ini dikerjakan dalam 3 hari, namun runtuh dalam beberapa detik oleh seorang anak kecil. (Sumber The Sun)

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa sesaat setelah Lego Nick Wilde setinggi 1,8 meter itu dipajang, karya itu langsung menarik perhatian puluhan anak dan orangtua mereka yang ingin berfoto.

Sayangnya, setidaknya ada 4 anak yang tidak peduli dengan pembatas yang didirikan mengitari patung. Seorang anak lelaki berusia 5 tahun menempelkan tangannya pada patung untuk bergaya dan tidak sengaja ia mendorong patung itu.

Dalam sekejap mata, karya Zhao porak poranda di lantai mal. Sang guru mengaku ia sangat kesal karena tidak menyangka karyanya hancur sedemikian cepatnya.

Karya patung dari Lego ini dikerjakan dalam 3 hari, namun runtuh dalam beberapa detik oleh seorang anak kecil. (Sumber The Sun)

"Perlu banyak usaha untuk mendirikan patung itu, terutama mata. Saya harus menggantinya berkali-kali," katanya.

Ayah sang anak disebutkan telah meminta maaf kepada Zhao setelah kejadian itu. Sang guru menaruh simpati dan mengatakan ia tidak berniat meminta ganti kerugian.

"Anak itu masih kecil, lagipula para pegawai yang bertanggungjawab karena tidak mengawasi patung itu," ujar Zhao.

Menurut sejumlah laporan, hanya sepertiga bagian-bagian Lego itu yang masih bisa dipakai karena Zhao telah merekatkan sebagian besar balok-balok Lego itu demi menjaga bentuknya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya