Api Biru Ini Hanya Ada di Gunung Ijen dan Islandia

Gunung Ijen terkenal dengan api biru atau blue fire yang hanya bisa dilihat saat malam hari.

oleh Dian Kurniawan diperbarui 06 Mei 2016, 20:45 WIB
Api biru blue fire Gunung Ijen hanya ada dua di dunia.

Liputan6.com, Surabaya - Sepanjang musim libur panjang ini tercatat sudah ada sekitar 3 ribu lebih wisatawan yang ingin menyaksikan Blue Fire atau Api Biru di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ijen.

Camat Licin, Banyuwangi, Muhammad Lutfi menuturkan, selama 2 hari libur ini wisatawan Ijen membludak. Dari laporan BKSDA Ijen semalam hingga dini hari tadi wisatawan meningkat tajam hingga 3.200 wisatawan.

"Mereka antri dari jam 1 dini hari demi blue fire. Pada hari biasa, jumlah wisatawan sekitar 1000 orang," tutur Lutfi dalam keterangan Pemkab Banyuwangi yang diterima Liputan6.com, Jumat (6/5/2016).

Lutfi mengatakan, Gunung Ijen terkenal dengan blue fire yang hanya bisa dilihat saat malam hari. Fenomena alam ini hanya ada dua di dunia. Selain di Gunung Ijen Banyuwangi ini, fenomena itu hanya ada di Islandia.

"Biasanya pengunjung akan memulai pendakian sekitar pukul 01.00 WIB untuk bisa menyaksikan nyala biru yang muncul di dasar dinding kawah," kata Lutfi.

Lutfi juga mengatakan, puncak kunjungan ke Gunung Ijen diprediksi terjadi pada Jumat malam dan Sabtu malam dengan prediksi jumlah wisatawan mencapai kisaran 3.500 sampai 4.000 orang setiap harinya.

"Ini pararel dengan okupansi hotel yang penuh di Banyuwangi. Demikian pula homestay di kawasan kota dan daerah kecamatan sekitar Gunung Ijen juga penuh semua hingga akhir pekan nanti," ucap Lutfi.

Lutfi memaparkan, membludaknya kunjungan ini telah diantisipasi agar tidak mengganggu fungsi konservasi. Pihak BKSDA sebagai pengelola hanya membuka satu loket.

"Antrian memang panjang karena ribuan orang ingin mendaki. Memang kebijakan BKSDA membuka satu loket untuk mengatur kepadatan di puncak Ijen sebagai kawasan konservasi," kata Lutfi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya