Polwan Cantik dan Ulama Siap Hadapi Demo Buruh

Polwan yang akan diturunkan dalam mengawal aksi demo buruh di Makassar, berjumlah 30 sampai 50 personel.

oleh Eka Hakim diperbarui 30 Apr 2016, 19:50 WIB
Ilustrasi demonstrasi.

Liputan6.com, Makassar - Demo buruh 1 Mei 2016 akan digelar di sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya di wilayah Sulawesi Selatan. Polda setempat telah menyiapkan strategi khusus dalam menghadapi aksi buruh pada 1 Mei 2016.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulselbar Irjen Pol Anton Charliyan mengatakan, tujuan diturunkannya polwan cantik dalam mengawal aksi buruh merupakan inisiatif bersama antara kepolisian dan para organisasi buruh saat pertemuan koordinasi digelar di Markas Komando Kepolisian Daerah Sulselbar, Jumat 29 April 2016.

"Mereka (para buruh) minta dikawal ketika demo nantinya. Akhirnya berbagai pertimbangan agar demo berjalan kondusif, kita turunkan Polwan karena memiliki sifat perempuan yang lembut dan lebih kedepankan sifat keibuan," kata Anton.

Selain itu, Anton juga akan menggandeng para tokoh masyarakat dan tokoh agama yakni ulama. Ini agar demo buruh dapat diarahkan ke kegiatan positif dengan tidak turun ke jalan dan berbuat hal anarki.

"Jadi kita juga lakukan diskusi dengan menghadirkan seluruh perwakilan buruh dan ulama sebagai kalangan yang menjadi panutan kita agar dalam memperingati May Day dapat berjalan damai dan menghasilkan hal yang positif dengan nasehat nasehat yang diberikannya," ungkap Anton.

Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, polwan yang akan diturunkan dalam mengawal aksi demo buruh berjumlah 30 sampai 50 personel.

"Mereka ditempatkan pada 4 titik demo nantinya yakni di pintu 2 Kawasan Industri Makassar (KIMA), jembatan fly over, Monumen Mandala Makassar, dan depan Mall Panakukang Makassar," terang Frans.

Untuk jumlah personel gabungan yang akan diturunkan, yaitu sebanyak 1.485 orang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya