Cantiknya Jupiter Dihiasi Cahaya Aurora

Hadirnya cahaya aurora dapat membantu para peneliti mempelajari seberapa besar pengaruh cahaya matahari ke Jupiter.

oleh Jeko I. R. diperbarui 25 Mar 2016, 09:25 WIB
Hadirnya cahaya aurora dapat membantu para peneliti mempelajari seberapa besar pengaruh cahaya matahari ke Jupiter.

Liputan6.com, California - Pada 2011 para ilmuwan sempat menemukan cahaya aurora yang berpendar di beberapa titik Planet Jupiter dan membuatnya tampak begitu cantik. Kini penelitian tentang munculnya cahaya aurora tersebut baru saja dimulai.

Aurora berwarna campuran magenta dan putih ini diduga muncul karena adanya badai matahari. Seperti dilansir Mashable dari sebuah studi yang dipublikasikan pada Journal of Geophysical Research, Jumat (25/3/2016), badai matahari yang terjadi kala itu mengganggu magnetosfer yang ada di planet berjuluk Planet Raksasa tersebut.

John Clarke, seorang ilmuwan di Center for Space Physics, mengatakan bahwa hadirnya cahaya aurora di Jupiter dapat membantu para peneliti mempelajari seberapa besar pengaruh cahaya matahari ke planet terbesar di tata surya ini.

"Hadirnya aurora tersebut memang disebabkan oleh badai matahari. Meski begitu, kami tidak bisa memastikan apakah cahaya matahari yang masuk ke Jupiter memiliki porsi besar atau kurang dari itu," ujar Clarke.

Hadirnya cahaya aurora tersebut hanya bisa dilihat melalui observatorium X-ray Chandra yang memiliki teleskop khusus dengan fitur X-ray. Misteri munculnya cahaya aurora ini akan dipelajari lebih lanjut oleh spacecraft Juno, yang akan tiba di Jupiter pada Juli 2016 mendatang.

(Jek/Why)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya