Satu Emiten Minati Penerbitan Dana Investasi Real Estat

Survei sebelumya, terdapat 11 emiten yang berminat menerbitkan DIRE.

oleh Achmad Dwi AfriyadiDiterbitkan 23 Desember 2015, 11:57 WIB
Direktur Utama BEI Ito Warsito menunjukkan layar monitor yang menampilkan perkembangan saham PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) di Bursa Efek Jakarta, Gedung BEI, Jakarta, Selasa (8/4/2014) (Liputan6.com/Faisal R Syam).

Liputan6.com, Jakarta - Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan satu emiten berniat menerbitkan Kontrak Investasi Kolektif melalui Dana Investasi Real Estate (DIRE). Survei sebelumya, terdapat 11 emiten yang berminat menerbitkan DIRE.

Namun begitu, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat masih enggan membeberkan identitas emiten tersebut.

"Ada satu yang sounding," kata dia usai menghadiri ulang tahun ke-18 PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Jakarta, Rabu (23/12/2015).

Akan tetapi, dia mengatakan emiten tersebut sedang menunggu kepastian terkait perubahan perpajakan. Pasalnya, dengan pajak yang sekarang penerbitan DIRE kurang diminati.

Baca Juga

  • BEI dan OJK Sosialisasikan Alternatif Pembiayaan di Properti
  • Menengok Langkah BEI Kembangkan Pasar Modal Indonesia
  • BEI Jamin IPO Freeport akan Untungkan Indonesia

"Ada beberapa sudah berminat datang ke kita. Mereka berharap terutama skema perpajakan penjualan capital gain atas properti itu diperbaiki. Dan itu masuk akal karena kalau nggak ada DIRE nggak ada pajak juga," jelas dia.

Dia menuturkan, penerbitan DIRE berdampak positif pada perkembangan pasar modal. Selain itu, menjadi tenaga pendorong di sektor properti. "Mereka akselerasi pendapatan dana DIRE untuk pengembangan properti lainnya," tandas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya