Bicara soal HIV/AIDS, Ini Bikin Menhub Jonan Heran

Kementerian Perhubungan berkomitmen membantu pencegahan HIV/AIDS.

oleh Achmad Dwi AfriyadiDiterbitkan 06 Desember 2015, 14:33 WIB
Menhub Ignasius Jonan saat tiba di ruang rapat Pansus Pelindo II DPR, Jakarta, Rabu (2/12/2015). Dalam sidang tersebut Jonan dimintai keterangan terkait dugaan korupsi pengadaan mobile crane oleh Dirut PT Pelindo II RJ Lino. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar peringatan Hari AIDS Sedunia pada hari ini. Dalam gelaran ini, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pun angkat bicara soal penularan virus HIV/AIDS.

Berdasarkan informasi yang dia dapat dari Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek, penularan ini sebenarnya tidak mudah. Bukan lewat sentuhan, dan minum dari gelas bekas orang terinfeksi AIDS. Akan tetapi lewat hubungan seks atau menggunakan jarum suntik untuk narkoba.

"Terakhir saya tanya, jarum suntik, hubungan seksual, malah dijelaskan, sekarang penularan tidak hanya hubungan seks sejenis. Lawan jenis banyak, saya mohon tim gabungan, kami sediakan tempat, Ibu yang menjelaskan apa saja yang menular," kata Jonan, Jakarta, Minggu (6/12/2015).

Baca Juga

  • Komitmen Kementerian Perhubungan Cegah Penyebaran HIV/AIDS
  • Jonan Pernah Kesal dengan PT Inka Karena Toilet Kereta
  • Setahun Jokowi-JK di Mata Menteri Perhubungan Ignasius Jonan

Namun, ada hal lain yang membuat Jonan heran yakni asal muasal virus HIV/AIDS."Saya tanya belum dijawab, sebenarnya penyakit asal muasalnya dari mana? Dari monyet, kok bisa. Ini yang belum dijawab," ujar Jonan.

Akan tetapi, menurut dia, penyebaran virus ini disebabkan oleh aktivitas yang diniati. Hal itu mengingat penyebarannya tak mudah. Ibaratnya, seperti orang yang sedang hamil."Saya tanya ko hamil lagi? Tidak sengaja, kok tidak sengaja?" celetuk dia.

Dalam kesempatan sama, Moeloek sendiri mengatakan, penyebaran virus dari hewan merupakan hal nyata. Itu seperti terjadi pada rabies. Terkait dengan AIDS dia membenarkan jika itu berasal dari hewan. "Itu monyet pantat merah dari Afrika. Sulit kenapa menyebabkan penyakit ke manusia," tandas dia.

** Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya