Sebelum Sekolah, Gadis 11 Tahun Bantu Ibunya Melahirkan

Tanpa persiapan khusus, Caitlin membantu ibunya melahirkan. Bagaimana ia melakukannya?

oleh Rio Christa Yatim diperbarui 29 Nov 2015, 19:15 WIB
Tanpa persiapan dan bantuan orang lain, seorang anak berusia 11 tahun yang hendak berangkat ke sekolah berhasil membantu ibunya melahirkan. (Birmingham Mail)

Liputan6.com, Tamworth - Caitlin Burke dengan tenang membantu proses persalinan ibunya. Dengan arahan petugas medis melalui sambungan telepon, gadis kecil 11 tahun itu melonggarkan tali pusar yang membungkus bayi dan menyerahkan bayi mungil ke ibunya.

Tidak merasakan trauma atas pengalamannya, Caitlin kemudian berangkat ke sekolah seperti
biasa. Hebat.

Awalnya, sang ibu, Tara Knighley memintanya menghubungi ambulans karena merasakan kontraksi melahirkan, beberapa menit setelah sang suami pergi untuk mengantarkan si anak bungsu ke rumah saudaranya.

Dilansir dari The Guardian, Jumat 27 November 015, Knighley bangga pada putrinya itu setelah dengan berani membantu proses kelahiran sang adik perempuan ke dunia. 

"Meski aku berteriak kesakitan menjelang persalinan, Caitlin bisa mempertahankan ketenangannya," kata dia seperti ditulis pada Liputan6.com, Minggu (29/11/2015).

"Caitlin sungguh luar biasa. Susah mengungkapkannya dengan kata-kata terkait apa yang telah dilakukannya. Ketika aku mulai merasakan kontraksi, suamiku  hendak mengantar anak bungsuku ke rumah kakaknya untuk dititipkan. Namun setelah 10 menit, air ketubanku pecah," ungkap dia.

Adiknya, Elsa-Monet lahir pukul 7:17. (Birmingham Mail)

 

Atas bantuan dari Caitlin yang duduk di SD di Tamworth, adiknya, Elsa-Monet lahir pada pukul 7:17 waktu setempat.

Sulung dari 5 bersaudara itu mengaku takut dan gemetar pada awal proses persalinan sang ibu. Namun ia mengungkapkan, "ketika adik perempuanku sudah lahir, aku merasa senang sekali. Menurutku dia sangat lucu dan aku mencintainya."

Ia mengatakan, kelahiran adik perempuannya telah memberikannya inspirasi untuk menjadi seorang bidan kelak nanti.

"Teman-teman di sekolah dan guru-guru ikut bahagia dan bangga padaku," ungkap Caitlin.

Ia mengatakan kelahiran adik perempuannya telah memberikannya inspirasi untuk menjadi seorang bidan kelak nanti. (Birmingham Mail)


Sang ibu menambahkan, saat kesakitan karena persalinan, dia melihat putrinya itu tetap tenang. Bocah itu juga meminta sang ibu untuk tenang.

"Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan jika tidak ada Caitlin pada saat itu. Bahkan aku belum tentu bisa melakukan itu ketika berusia 11 tahun. Dia sekarang memiliki ikatan khusus dengan bayi itu. Dia tidak bisa meninggalkan adiknya dan dia terus mengungkapkan ia mencintainya." (Rcy/Mvi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya