Polisi Mencari Pelaku Pencurian Lego Senilai C$20.000

Polisi di kota Hamilton meminta bantuan warga untuk menemukan maling yang menggasak permainan Lego yang menapai harga C$20.000.

oleh Alexander Lumbantobing diperbarui 20 Nov 2015, 17:00 WIB
Karena nilai jualnya, sejumlah maling mengincar khusus mainan Lego. (Sumber thestar.com)

Liputan6.com, Hamilton - Bagi sejumlah orang, permainan bongkar-pasang Lego lebih dari sekadar mainan anak-anak dan remaja-- namun telah dianggap sebagai sesuatu yang lebih berharga.

Kepolisian Kanada kini tengah meminta bantuan warga dalam pencarian sekelompok orang yang tertangkap kamera mencuri sejumlah permainan Lego bernilai lebih dari C$ 20.000 atau Rp 205 juta.

Dilansir, The Globe and Mail, Jumat (20/11/2015), tiga orang tersangka melancarkan aksi ‘perampokan’ di sebuah cabang toko Toys R Us satu bulan lalu.

Sementara itu melalui, 10news.com, pencurian serupa juga terjadi San Diego pada bulan Juni lalu.

Menurut laporan polisi, 5 orang pelaku telah melakukan perampokan di 5 cabang Toys R Us sedikitnya 30 kali-- bahkan terkadang mereka menggasak lebih dari satu kali dalam sehari.

Rekaman kamera pengawas memperlihatkan para tersangka menggunakan troli belanja untuk membawa jarahan mereka yang ditaksir mencapai US$100.000 atau lebih dari Rp 1,37 miliar!

Sejumlah 3 dari 5 tersangka anggota pencuri Lego telah ditangkap-- yakni Liliana Marquez (29), Juan Camacho (26), dan Elizabeth Bojorquez (21).

Sekelompok orang mengkhususkan diri mencuri mainan Lego di musim panas 2015 lalu. (Sumber ABC News)

Sementara itu pada tahun 2013 lalu-- seorang pria di negara bagian Massachussets telah diganjar 10 tahun penjara setelah terbukti mencuri Lego dalam jumlah yang besar, yakni US$ 600.000 atau Rp 82 miliar. Pencurian dilakukan pelaku dari sejumlah toko lalu menjualnya dengan potongan harga melalui situ half.com. (Alx/Rcy)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya