Berdiri Sedikit Lebih Lama, Mengurangi Resiko Obesitas

Sebuah studi menemukan berdiri enam jam sehari dapat mengurangi risiko obesitas sebanyak 32 persen.

oleh Liputan6 diperbarui 10 Nov 2015, 17:00 WIB
Sebuah studi menemukan berdiri enam jam sehari dapat mengurangi risiko obesitas sebanyak 32 persen.

Liputan6.com, Jakarta Sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam jurnal Mayo Clinic Proceedings menemukan bahwa berdiri, setidaknya selama seperempat waktu Anda dalam satu hari dapat mengurangi resiko seseorang terkena obesitas sebanyak 32 persen.

Para peneliti menganalisa laporan dari 7,000 lebih pasien yang mendatangi Cooper Clinic di Texas, untuk mendapatkan obat pencegahan, memeriksa kebiasaan berdiri mereka dan resiko obesitas-yang ditentukan melalui indeks massa tubuh, persentase lemak tubuh, dan lingkar pinggang-serta kondisi sindrom metabolisme seperti penyakit jantung, diabetes dan stroke.

Mereka menemukan bahwa pria yang berdiri selama seperempat waktu mereka dalam sehari (total rata-rata 6 jam) mengurangi resiko mereka terkena obesitas sebanyak 32 persen, sementara jika mereka berdiri selama total setengah hari akan mengurangi resiko sebanyak 59 persen. Sedangkan untuk wanita yang berdiri seperempat hari mereka, resiko terkena obesitas berkurang sebanyak 35 persen, dan 47 persen jika mereka berdiri selama total setengah hari

Studi ini menghasilkan bukti lebih,yang walaupun klaim terbaru menyatakan bahwa berdiri tidak banyak berbeda dari duduk, namun hal ini berbeda jika dikaitkan dengan obesitas. Duduk selama seharian akan menciptakan kekacauan pada tubuh dan otak Anda. Ungkapan terbaru “ duduk sama dengan merokok cara baru” terdengar klise pada titik ini, namun para peneliti secara konsisten menunjukkan bahwa gaya hidup yang terlalu banyak duduk bisa sangat merusak.

Sementara temuan baru ini memberikan alasan baru bagi Anda untuk berdiri, penggagas studi ini menekankan juga bahwa temuan mereka ini masih banyak keterbatasan. Studi ini tidak terlalu panjang, jadi tidak bisa sepenuhnya ditentukan apakah kurang berdiri berbanding lurus dengan potensi obesitas, atau penderita obesitas hanya sedikit berdiri. Dan Washington Post juga menggarisbawahi, ”Juga melibatkan orang kulit putih dengan pendidikan tinggi dan sebagian besar sehat.”

Namun, tetap saja, jika memiliki pilihan untuk duduk atau berdiri, sering-seringlah untuk memilih pilihan yang disebut terakhir. (Melodia)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya