Yang Tersembunyi dalam Cokelat Menyelamatkan Jantung Anda

Penyakit jantung erat kaitannya dengan pola hidup yang tidak sehat. mengonsumsi cokelat, bukan berarti tidak sehat, lho!

oleh Aditya Eka Prawira diperbarui 17 Jun 2015, 19:30 WIB
Penyakit jantung erat kaitannya dengan pola hidup yang tidak sehat. mengonsumsi cokelat, bukan berarti tidak sehat, lho!

Liputan6.com, London - Seratus gram cokelat sehari baik bagi kesehatan jantung kita. Sehingga menjauhkan kita dari serangan jantung, stroke, dan masalah kardiovaskular lainnya dibanding orang yang tidak makan cokelat sama sekali.

Penyakit jantung erat kaitannya dengan pola hidup yang tidak sehat. Dan rutin mengonsumsi cokelat, bukan berarti kita tidak menjalani pola hidup yang sehat. Karena itu, pilih cokelat yang alami dan rendah gula agar kita mendapatkan manfaatnya.

Fakta didapat setelah peneliti dari Universities of Aberdeen, Manchester, Cambridge and East Anglia menemukan adanya kandungan flavonoid.

Menurut mereka, flavonoid merupakan jenis antioksidan yang kerap ditemukan di cokelat, teh, dan anggur merah yang membantu merangsang aliran darah dan membunuh semua zat-zat perusak di tubuh yang disebut radikal bebas, yang dapat menyebabkan penyakit.

"Selama beberapa tahun kami mengamati hubungan yang erat antara kebiasaan mengonsumsi cokelat dengan menurunnya kasus stroke dan penyakit kardiovaskular," kata salah seorang penulis penelitian, Profesor Phyo Myint dikutip dari situs Daily Mail pada Rabu (17/6/2015)

Lebih lanjut, penelitian yang dilakukan selama 12 tahun juga menemukan 21.000 orang respondens yang gemar mengonsumsi cokelat pahit dan rendah gulah mampu terhindar dari risiko serangan jantung dan stroke. Tentunya, ditambah dengan pola makan dan pola hidup lainnya.

Bagaimana pun, tidak cukup dengan mengonsumsi cokelat, apalagi kalau kita masih merokok, malas olahraga, dan mengonsumsi alkohol, tegas Phyo.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya