Linda Kandas, Jonatan Gagal Balaskan Dendam

Sektor tunggal bulutangkis Indonesia tinggal menyisakan pebulutangkis putri, Hanna Ramadini.

oleh Adyaksa Vidi diperbarui 15 Jun 2015, 03:27 WIB
Tunggal putri Indonesia Linda Wenifanetri lolos ke babak utama BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 (Humas PP PBSI)

Liputan6.com, Jakarta: Dua pebulutangkis tunggal Indonesia harus rontok di babak perempat final bulutangkis perorangan SEA Games 2015. Pebulutangkis putri, Linda Wenifanetri harus tunduk oleh Vu Thi Trang (Vietnam) setelah bertarung tiga game dengan skor 19-21, 21-9, 17-21.
 
Linda sebetulnya sudah unggul 16-14 di game ketiga. Namun Vu yang bermain ulet, terus berusaha menyerang pertahanan Linda. Pemain putri terbaik Vietnam ini malah membalikkan keadaan dengan unggul 19-17. Smash kecang Vu yang gagal dikembalikan Linda membuatnya meraih tiket semifinal.
 
“Lawan lebih agresif dan kuat. Memang ada bola-bola lawan yang keluar tetapi dinyatakan masuk oleh wasit. Secara keseluruhan, Linda sudah bermain bagus, namun di poin-poin terakhir, permainan lawan berkembang dan dia semakin berani, jadi sulit dimatikan,” kata Bambang Supriyanto, pelatih tunggal putri Pelatnas Cipayung.
 
Dengan demikian, nomor tunggal putri menyisakan satu wakil lagi yaitu Hanna Ramadini. Hanna melaju ke semifinal usai mengalahkan Liang Xiaoyu (Singapura) dengan skor 21-15, 11-21, 21-14.
 

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie tertunduk usai dikalahkan Jan O Jorgensen asal Denmark di perempatfinal BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Jakarta, Jumat (5/6/2015). Jonatan kalah 13- 21, 16-21. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sementara itu, Jonatan Christie gagal memenuhi ambisinya untuk balas kekalahan dari Chong Wei Feng (Malaysia). Pada laga perempat final bulutangkis perorangan SEA Games 2015, Jonatan dikalahkan Chong dengan skor setelah berjuang dalam laga sengit tiga game, 22-20, 19-21, 18-21. Sebelumnya pada pertandingan semifinal beregu putra, Jonatan juga ditaklukkan Chong dengan skor 18-21, 21-13, 15-21.
 
“Saya merasa kurang tenang dalam bermain, terutama di poin-poin akhir, poin 15 keatas. Saya inginnya buru-buru mematikan lawan, sedangkan lawan memang menunggu saya melakukan kesalahan sendiri. Saya sebetulnya sudah berusaha, namun lawan lebih siap,” ucap Jonatan di Singapore Indoor Stadium.
 
“Walaupun belum bisa membalas kekalahan, namun saya merasa penampilan kali ini lebih baik dari sebelumnya. Secara fisik pun tidak ada masalah, semuanya oke. Saya juga kali ini tampil lebih rileks dibandingkan pertandingan beregu,” tutur pemain dengan tinggi badan 179 cm ini.
 
Hanna Ramadini melaju ke semifinal Bulu Tangkis SEA Games tunggal putri (istimewa)

Kekalahan ini membuat kiprah Jonatan di SEA Games 2015 harus terhenti. Pemain asal klub Tangkas Jakarta ini mengaku tak puas akan penampilannya sepanjang pesta olahraga se Asia Tenggara ini, walaupun ia dan tim beregu putra telah merebut medali emas. Tiga poin kemenangan tim Indonesia di semifinal dan final diraih oleh Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Ihsan Maulana Mustofa.
 
Dengan demikian, nomor tunggal putra belum berhasil mengirim wakil ke babak semifinal perorangan SEA Games 2015. Firman Abdul Kholik sebelumnya sudah terhenti di babak 16 besar. Hasil sementara babak perempat final bulutangkis perorangan SEA Games 2015 dapat dilihat di sini. (Vid/Def)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya