Konsumsi Aspirin Tiap Hari Berisiko Pendarahan pada Wanita

Kebiasaan mengonsumsi aspirin bagi wanita sepertinya bisa menjadi malapetaka

oleh Fitri Syarifah diperbarui 08 Des 2014, 14:00 WIB
Konsumsi aspirin mampu untuk kurangi risiko kematian akibat kanker payudara (Foto: dailymail.co.uk/)

Liputan6.com, Jakarta Kebiasaan mengonsumsi aspirin bagi wanita sepertinya bisa menjadi malapetaka. Pasalnya, sebuah penelitian baru menemukan kalau aspirin yang dikonsumsi oleh wanita diatas 45 tahun berisiko menyebabkan sejumlah penyakit.

Diberitakan Foxnews, Sabtu (6/12/2014) aspirin bukan hanya berisiko menyebabkan gagal jantung tapi juga kanker dan dalam penelitian terbaru disebutkan bisa meningkatkan risiko pendarahan di perut.

Studi yang melibatkan 28.000 wanita usia 45 tahun keatas ini secara acak diberikan aspirin 100 miligram dan plasebo setiap hari. Setelah diteliti 10 tahun, mereka melihat adanya keterkaitan aspirin dengan risiko penyakit kronis.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan kelompok plasebo, aspirin berisiko meningkatkan kanker usus besar, penyakit jantung dan stroke serta perdarahan serius pada wanita," tulis laporan tersebut.

Yang menarik, peneliti justru tidak melihat perkembangan risiko penyakit untuk kelompok usia 65 tahun, menurut Jurnal Heart. Oleh sebab itu, peneliti tidak menyarankan pembatasan aspirin di kelompok usia 65 tahun karena risiko penyakit juga berkurang.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya