Dibully, Pengusaha Sebut Bekasi Punya Potensi Ekonomi yang Besar

Belum lama ini kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi bahan 'bully-an' masyarakat di media sosial.

oleh Septian Deny diperbarui 16 Okt 2014, 19:50 WIB
Bekasi dicap sebagai kota tak layak huni lantaran panas, penuh dengan jalan rusak dan kubangan air, serta macet.

Liputan6.com, Jakarta - Belum lama ini kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi bahan 'bully-an' masyarakat di media sosial. Padahal Bekasi merupakan salah satu kota satelit penopang ibukota.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto mengatakan, Bekasi sebenarnya merupakan wilayah dengan potensi perekonomian yang baik karena letaknya yang berdekatan dengan Jakarta sehingga juga menjadi pusat kegiatan masyarakat.

"Wilayah sekitar Jakarta itu kan harusnya merupakan daerah yang memiliki potensi berkembangan besar, karena semakin mahal untuk lahan di pusat, larinya akan keluar Jakarta," ujarnya di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2014).

Menurut Suryo, sejauh Bekasi merupakan daerah dengan tingkat ekonomi yang cukup baik dan tidak kalah dengan wilayah satelit ibukota lainnya seperti Depok dan Tangerang.

"Potensi ekonominya sama dengan daerah lain. Dan untuk lebih menarik untuk tujuan investasi dia harus ciptakan kondisi yang lebih aman, masalah buruh tidak ada disitu, gangguan tidak ada disitu, kuncinya disitu, pimpinan hanya daerah mampu menciptakan kondisi sekondusif mungkin," lanjutnya.

Dia mengungkapkan, sekarang tinggal bagaimana pemerintah daerah Bekasi untuk dapat mempercantik wilayah dan menjalankan regulasi agar banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya di wilayah tersebut.

"Tinggal masing-masing kepala daerahnya yang harus berupaya membuat daerahnya itu lebih menarik dibandingkan dengan daerah lain, harus bisa buat Bekasi itu lebih dari Tangerang misalnya, Depok," katanya. (Dny/Ndw)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya