Soal RUU Pilkada, PKS Minta Demokrat Pakai Hati Nurani

PKS berharap Partai Demokrat konsisten pada sikap terkait pilkada melalui DPRD.

oleh TaufiqurrohmanDiterbitkan 25 September 2014, 19:07 WIB
Usai pertemuan dan jumpa pers, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyalami satu persatu delegasi Koalisi Merah Putih. Tampak, Presiden SBY menyalami mantan Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, di Puri Cikeas, Bogor, (2/9/2014). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Fraksi PKS di DPR Hidayat Nur Wahid berharap kepada Partai Demokrat agar konsisten dan sesuai hati nurani pada sikap terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tidak langsung alias melalui DPRD. Itu sama halnya, PKS meminta Demokrat tetap mendukung disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada, seperti sikap terdahulu sebelum berubah haluan.

Hal tersebut lantaran menurutnya, Pilkada melalui DPRD itu atas usulan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Oleh karena itu Partai Demokrat memilih Pilkada secara tidak langsung, maka kami berharap Partai Demokrat berpegang dengan hati nuraninya," kata Hidayat di sela-sela rapat paripurna RUU Pilkada di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2014) malam.

Anggota Komisi I DPR itu menegaskan, partainya dan partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) akan tetap konsisten mendukung pilkada dikembalikan ke DPRD.

"Kita tetap solid mendukung Pilkada di pilih Wakil rakyat di DPRD. Kami ingin menyampaikan komitmen," tandas Hidayat.

Dalam sikapnya, Partai Demokrat menyatakan akan mendukung opsi pilkada langsung dalam RUU Pilkada. Kendati demikian, dukungan itu disertai oleh syarat yang tertuang dalam 10 poin. Ke semua poin itu harus disetujui secara mutlak. Jika tidak, Demokrat mengancam akan membatalkan dukungan tersebut. (Yus)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya