Tukang Jagal Anjing Dipolisikan - Kabut Asap Selimuti Jambi

Warga yang geram sempat menghakimi pemilik peternakan ilegal itu sebelum akhirnya diamankan ketua RT setempat.

oleh Liputan6 diperbarui 11 Sep 2014, 18:04 WIB
(Liputan6 TV)

Liputan6.com, Bogor - Ratusan warga Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat menangkap seorang peternak anjing ilegal yang meresahkan warga. Berita itu mengawali Kilas Indonesia yang ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Kamis (11/9/2014).

Warga yang geram sempat menghakimi pelaku sebelum akhirnya diamankan Ketua RT setempat. Warga juga mengamankan 2 ekor anjing serta sebuah mobil angkot yang digunakan pelaku untuk mengantar anjing yang sudah disembelih. Warga selanjutnya menyerahkan pelaku dan barang bukti ke polisi.

Sementara itu, akibat pusing tidak punya uang, seorang ibu 3 anak yang ditinggal pergi suaminya nekat mencopet di sebuah musala di kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Magelang, Jawa Tengah.

Di depan polisi yang menginterogasinya, pelaku berinisial S hanya bisa menangis dan menyesali perbuatannya. Akibat perbuatannya tersebut, S terancam hukuman 5 tahun penjara.

Di tempat lain, kabut asap dari pembakaran lahan kembali menyelimuti Kota Jambi. Kabut juga menyelimuti kawasan perairan di sepanjang Sungai Batang Hari, Jambi.

Para penarik perahu tradisional atau ketek di sungai itu memilih tidak beroperasi karena jarak pandang yang sangat pendek dan berisiko terjadi kecelakaan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jambi mencatat, hari ini ada 12 titik api di provinsi tersebut.

Baca juga:

Warga Kepung Rumah Jagal Anjing di Bogor

Tolak RUU Pilkada, Walikota Bogor Bima Arya Ogah Mundur dari PAN

Waspada, Sapi Kurban Pemakan Sampah Jelang Idul Adha

(Ans)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya