Menag Keberatan Makam Nabi Muhammad SAW Dipindah

Menurut Lukman keberatannya didasari banyak hal. Salah satunya riwayat yang menyebut makam Nabi berada di tempat sangat tepat untuk berdoa.

oleh Moch Harun Syah diperbarui 04 Sep 2014, 17:08 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, masyarakat tak perlu ikut terpancing soal informasi dipindahkannya makam Nabi Muhammad SAW. Lukman menegaskan, pemberitaan yang beredar lewat harian Inggris, The Independent, yang mengatakan akan dipindahkannya makam Nabi Muhammad tegas dibantah oleh Arab Saudi.

Lukman mengaku telah melihat informasi tersebut pagi tadi. Dalam berita ditulis, sejumlah tokoh-tokoh besar Islam di dunia memberikan pandangan soal rencana pemindahan makam Rasulullah.

Menurut Lukman, ia langsung menghubungi Duta Besar Arab Saudi untuk mengonfirmasi kebenaran berita itu.

"Saya mengontak Dubes Arab Saudi untuk tabayun atau tradisi mencari kejelasan di kalangan muslim ketika mendengar berita yang perlu dikonfirmasi. Jam 1 saya ketemu Dubes Mustofa Ibrahim Al Mubarok. Saya sampaikan saya sangat berkeberatan dengan rencana pemindahan tersebut," kata politisi PPP itu di Kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (4/9/2014).

Menurut Lukman, keberatannya didasari banyak hal. Salah satunya, riwayat sahih Muslim yang mengatakan, makam Nabi terletak di tempat sangat tepat untuk memohon doa. Selanjutnya, Lukman menuturkan masyarakat besar di Indonesia pasti keberatan.

"Makam tersebut terletak di tempat (Raudhah) yang sangat makbul saat kita berdoa di sana. Karenanya sebagian besar umat Islam di Indonesia berkeberatan," tutup Lukman. (Ans)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya