Ketua PBSI Apresiasi Perjuangan Pemain Muda di Kejuaraan Dunia

"Semangat mereka patut dicontoh, bahwa pemain Tiongkok yang terkenal sulit dikalahkan pun sebenarnya bisa kita taklukkan."

oleh Bogi Triyadi diperbarui 28 Agu 2014, 14:26 WIB
Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris (Humas PBSI)

Liputan6.com, Jakarta Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris menjadi buah bibir di stadion Ballerup Super Arena, Copenhagen, Denmark, Rabu (27/8/2014) kemarin. Ganda putri Indonesia yang masing-masing baru berusia 20 dan 22 tahun tersebut mengejutkan pecinta bulutangkis dunia dengan menumbangkan pasangan terbaik dunia asal Tiongkok, Bao Yixin/Tang Jinhua, dua game langsung 21-14 21-18 di babak kedua BWF World Championships 2014.

Tentunya ini sebuah pencapaian yang sangat berarti buat Anggia/Della. Meski masih banyak pertandingan yang mesti mereka lewati untuk menuju partai puncak, setidaknya kemenangan ini menjadi suntikan semangat buat keduanya bahwa sebetulnya pemain non unggulan pun bisa memetik kemenangan dari pemain unggulan.

http://cdn0-e.production.liputan6.static6.com/medias/728894/big/075370600_1409205633-20140827PBSI_WC_2014_Anggia_Della_11.jpg


"Selamat buat Anggia/Della atas kemenangan di BWF World Championships 2014. Semangat mereka patut dicontoh, bahwa pemain Tiongkok yang terkenal sulit dikalahkan pun sebenarnya bisa kita taklukkan," kata Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan seperti dinukil dari Badminton Indonesia, Kamis (28/8/2014).

"Semoga kemenangan ini menjadi penyemangat buat Anggia/Della di babak selanjutnya. Semangat Anggia/Della juga diharapkan bisa menulari rekan-rekan yang tengah bertanding. Saya yakin semua pemain akan berjuang semaksimal mungkin demi berkibarnya Merah-Putih di Denmark," tambah Gita.

Anggia/Della merupakan pasangan yang baru dibentuk pada 2013 lalu. Kini, keduanya menempati peringkat 19 dunia. Memulai debut di turnamen Yonex Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013, Anggia/Della tercatat telah mengalahkan ganda putri kelas dunia seperti Chang Ye Na/Kim So Young (peringkat empat dunia asal Korea) dan Shinta Mulia Sari/Yao Lei (peringkat 13 dunia asal Singapura).

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya