Dunia Melawan Boko Haram, Al Qaeda di Afrika Barat

Beberapa kekuatan dunia urun rembug untuk membantu penanganan kelompok Boko Haram.

oleh Alexander Lumbantobing diperbarui 19 Mei 2014, 11:13 WIB
Beberapa kekuatan dunia urun rembug untuk membantu penanganan kelompok Boko Haram.

Liputan6.com, Paris Kelompok militan Boko Haram belum berhenti menimbulkan keresahan di Nigeria dan negara-negara lain di kawasan Barat benua Afrika. Hal ini mendorong niat bersama beberapa kekuatan dunia untuk turun tangan membantu penanganan kelompok garis keras itu sebagaimana dilansir dari VOA News, 17 Mei 2014.

Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan bahwa kelompok militan Boko Haram yang berbasis di Nigeria telah menjadi ancaman bagi seluruh Afrika Barat dan Tengah dan suatu ‘rencana komprehensif’ harus dibangun untuk melawannya.

Hollande membeberkan ini dalam suatu jumpa pers di hari Sabtu lalu di Paris sesudah selesainya rapat dengan para pemangku kepentingan dari Nigeria dan negara-negara tetangganya.

Pertemuan itu berlangsung sehubungan dengan penculikan sekitar 300 murid-murid perempuan oleh kelompok militan bulan lalu. Para pejabat Nigeria mengatakan bahwa masih ada sekitar 276 gadis yang hilang.

Predisen Nigeria Goodluck Jonathan menyetujuinya dan mengatakan, “Boko Haram sekarang ini bukan lagi sekedar kelompok teror lokal.” Ia mengatakan bahwa kelompok militan ini bergerak sebagai “Al Qaeda di Afrika Barat.”

Jonathan mengatakan bahwa pemerintahannya bertekad untuk mencari murid-murid perempuan yang hilang itu. Ia mengatakan ada 20.000 anggota tentara Nigeria telah dikerahkan ke wilayah utara Nigeria yang merupakan lokasi penculikan.

Serbuan di Kamerun

Hanya beberapa jam sebelum para pemimpin itu berkumpul di Paris, suatu kelompok yang dicurigai sebagai militan Boko Haram melancarkan serangan di kawasan perbatasan di negara tetangga, Kamerun.

Para pejabat setempat mengatakan bahwa para militan itu menyerbu tempat penampungan para pekerja Tiongkokdi kota Waza dan menewaskan satu orang.

Para penyidik mengatakan ada 10 pekerja Tiongkok masih hilang dan diyakini telah diculik oleh anggota-anggota militan.

Seorang saksi menceritakan kepada VOA tentang 200 orang pria bersenjata tiba dalam rombongan kendaraan di Waza dan mulai menembaki.

Perwakilan dari Uni Eropa, Inggris, dan kekuatan-kekuatan Barat lainnya menghadiri pertemuan di Paris itu.

Inggris siap membantu

Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague, mengatakan bahwa negerinya siap untuk menawarkan bantuan tambahan kepada Nigeria. Inggris telah menawarkan untuk menyisipkan penasehat-pensehat militer dalam kesatuan-kesatuan militer Nigeria.

Boko Haram telah mengatakan keinginan untuk mendirikan negara Islam di kawasan utara di Nigeria. Kelompok militan ini telah dipersalahkan atas ribuan kematian akibat peledakan bom dan tembak-menembak dalam lebih dari lima tahun terakhir ini.

Para militan baru-baru ini menerbitkan suatu video yang menunjukkan sekitar 100 gadis yang diculik itu sedang mengenakan hijab dan melantunkan doa. (Ein)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya