Obama: Ini Kemitraan Era Baru AS-Malaysia

Obama, yang pernah menghabiskan masa kecilnya di Indonesia itu mengatakan AS dan Malaysia memiliki pandangan dan aspirasi yang sama.

oleh Muhammad AliDiterbitkan 27 April 2014, 13:43 WIB
Raja Malaysia, Abdul Halim Muadzam Shah dari Kedah (kanan) bersama PM Najib Razak (kedua dari kanan) menyambut langsung kedatangan orang nomor satu di AS, Barrack Obama di Parliament Square, Kuala Lumpur. (26/4/2014) (REUTERS/Larry Downing)

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Presiden Barack Obama mengatakan Amerika Serikat dan Malaysia memasuki kemitraan era baru. Hal itu diungkapkan dalam kunjungan hari keduanya di Negeri Jiran tersebut.

Obama, yang pernah menghabiskan masa kecilnya di Indonesia itu mengatakan AS dan Malaysia memiliki pandangan dan aspirasi yang sama.

"Kita semua berbagi aspirasi dasar manusia. Hidup bermartabat dan damai, untuk membentuk nasib kita sendiri, untuk bisa mencari nafkah dan bekerja keras dan mendukung keluarga," kata Obama, seperti dikutip BBC, Minggu (27/4/2014).

Obama juga mengatakan, apa yang saat ini digagas ditujukan tak lain untuk generasi berikutnya, sehingga kemitraan ini layak didukung.

"Dan sebagian besar dari semua itu adalah untuk mewariskan generasi berikutnya. Sesuatu yang lebih baik daripada yang ada pada kami. Ini adalah aspirasi yang saya percaya menerangi era baru kemitraan, antara Amerika Serikat dan Malaysia," lanjutnya.

Pernyataan Obama ini diungkapkan dalam pertemuannya dengan Raja Malaysia Abdul Halim Mu'adzam Shah. Rencananya, dia juga akan bertemu Perdana Menteri Nadjib Razak. Pembicaraan dengan Razak diharapkan akan fokus kepada kerja sama keamanan dan intelijen.

Obama akan mengakhiri kunjungan di Malaysia dengan berbicara kepada para pemuda yang berasal dari Asia Tenggara dalam perjamuan di pusat kota.

Ini adalah peristiwa yang cukup bersejarah karena menjadi kunjungan pertama Presiden AS sejak hampir 50 tahun lalu. Hubungan AS dengan Malaysia membaik setelah bertahun-tahun menjauh di bawah kepemimpinan PM Mahathir Mohamad. (Rinaldo)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya