Sekretaris Ditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan (P2K) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), I Nyoman Suisnaya usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/10). I Nyoman diduga menerima suap senilai Rp 1,5 miliar pada proyek Program Pembangunan Infrastruktur Daerah Tertinggal senilai Rp 500 miliar yang berasal dari APBN-P 2011. (Antara)
Sekretaris Ditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan (P2K) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), I Nyoman Suisnaya usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/10). I Nyoman diduga menerima suap senilai Rp 1,5 miliar pada proyek Program Pembangunan Infrastruktur Daerah Tertinggal senilai Rp 500 miliar yang berasal dari APBN-P 2011. (Antara)
Diterbitkan 21 Oktober 2011, 10:12 WIB111021bfoto-nyoman-big.jpg
Sekretaris Ditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan (P2K) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), I Nyoman Suisnaya usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/10). I Nyoman diduga menerima suap senilai Rp 1,5 miliar pada proyek Program Pembangunan Infrastruktur Daerah Tertinggal senilai Rp 500 miliar yang berasal dari APBN-P 2011. (Antara)
POPULER
1 2 3 4 5
Berita Terbaru
BPJS Ketenagakerjaan dan UNEJ Bangun Ekosistem Kampus Berbasis Jaminan Sosial
- 3 jam yang lalu
Kuku Bima dan Tolak Angin Sido Muncul Salurkan Bantuan Rp325 Juta untuk Operasi Gratis Sumbing Bibir di RS Hermina Galaxy
- 20 jam yang lalu
Program JKN Makin Kuat, BPJS Kesehatan Catat 725 Juta Pemanfaatan Layanan pada 2025
- 5 hari yang lalu
BPJS Kesehatan Gelar Health Fun Run di GBK, Ajak Generasi Muda Hidup Sehat
- 1 minggu yang lalu
Jangan Asal Pilih, Ini Cara Memilih Tissue Basah Bayi agar Kulit Tetap Sehat