Jakarta Masih KLB Demam Berdarah

Penderita demam berdarah di Jakarta mulai berkurang hingga 50 persen dibanding bulan sebelumnya. Kendati demikian, masyarakat diharapkan tetap waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Mei 2007, 09:11 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Meski jumlah penderita demam berdarah di Jakarta mengalami penurunan hingga 50 persen, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Wibowo B. Sukijat, belum mencabut status kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah untuk wilayah Ibu Kota.

Menurut Wibowo, Senin (7/5), pencabutan status KLB di Jakarta masih menunggu hasil evaluasi selama sebulan terakhir. Ditambahkan Wibowo, meski jumlah penderita menurun, namun setiap harinya masih saja ada belasan pasien baru.

Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Timur, sebanyak 77 pasien demam berdarah masih dirawat. Sembilan belas pasien di antaranya adalah anak-anak dan sisanya orang dewasa. Umumnya, mereka berasal dari kelurahan merah, seperti kawasan Kemayoran, Senen, dan Gambir. Di Jakarta, sejak Januari hingga minggu pertama Mei, sudah ada 16 ribu orang terjangkit DBD. Sebanyak 51 orang di antaranya tidak tertolong. Umumnya mereka terlambat ditangani [baca:  DBD [Masih] Menghantui Jakarta].(REN/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya