Liputan6.com, Baghdad: Pemerintah menangkap tiga orang yang diduga merekam proses eksekusi hukuman gantung Saddam Hussein, Rabu (3/1) malam waktu setempat. Dua pengawal dan seorang pejabat yang mengawasi prosesi hukuman mati mantan Presiden Irak itu diyakini merekam dengan telepon seluler dan terlibat penyebaran video eksekusi itu berbagai negara [baca: Pemerintah Irak Menyelidiki Bocornya Video Eksekusi Saddam].
Jaringan televisi Al-Arabiya mengkonfirmasikan, Barzan Ibrahim, mantan Kepala Agen Rahasia Irak yang juga saudara tiri Saddam dan Awad Hamid Al Bandarmantan, bekas Kepala Pengadilan Revolusioner Irak menurut rencana akan dieksekusi hari ini. Bersama Saddam, keduanya divonis mati dalam kasus pembantaian 148 warga Syiah di Dujail, 24 tahun silam.(TNA)
Jaringan televisi Al-Arabiya mengkonfirmasikan, Barzan Ibrahim, mantan Kepala Agen Rahasia Irak yang juga saudara tiri Saddam dan Awad Hamid Al Bandarmantan, bekas Kepala Pengadilan Revolusioner Irak menurut rencana akan dieksekusi hari ini. Bersama Saddam, keduanya divonis mati dalam kasus pembantaian 148 warga Syiah di Dujail, 24 tahun silam.(TNA)