Polisi Dalami Motif Pembuangan Potongan Uang di Pemukiman Warga

Ditemukannya puluhan karung uang kertas berbagai pecahan yang sudah tercacah di Bekasi, Jawa Barat terus diselidiki polisi.

Diterbitkan 15 Juni 2015, 06:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bekasi - Ditemukannya puluhan karung uang kertas berbagai pecahan yang sudah tercacah di Bekasi, Jawa Barat, Jumat 13 juni lalu terus diselidiki polisi. Polsek Pondok Gede kini sudah mengetahui perusahaan rekanan Bank Indonesia yang membuang puluhan karung berisi uang tercacah itu.

Terkait ditemukannya 60 karung berisi uang yang sudah tercacah oleh warga Kampung Rawa Bacang, Kelurahan Jati Rahayu, Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat, Jumat kemarin mulai menghasilkan titik terang.

Dari keterangan perwakilan Bank Indonesia dinyatakan uang itu benar-benar asli namun tidak bisa diolah kembali menjadi uang.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Senin (15/6/2015), polisi yang menyelidiki peristiwa itu sudah mengetahui pihak perusahaan rekanan Bank Indonesia yang dengan sengaja membuang 60 karung uang yang sudah tercacah.

Polisi masih mendalami apa motif rekanan Bank Indonesia melakukan pembuangan uang yang dicacah secara asal dan berdekatan langsung dengan pemukiman.

Rencananya pihak Bank Indonesia dan polisi akan memanggil pihak perusahaan rekanan itu untuk mengangkat puluhan karung uang cacahan yang menjadi barang bukti dan masih berada di lokasi.

Sebelumnya pada Jumat malam, warga Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat geger. Mereka menemukan puluhan karung berisi uang kertas yang telah dicacah dan dibuang di tempat penimbunan puing warga.

Polisi dan petugas Bank Indonesia datang setelah warga menemukan ada 60 karung yang berisi cacahan uang kertas berbagai nominal yang dibuang orang tak dikenal. Seharusnya limbah pemusnahan uang kertas dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir Bantar Gebang, Bekasi. (Nda/Ali)