Bos Frontier Handi Irawan Dilantik Jadi Anggota DPN: Dorong AI dan Transformasi di Sektor Pendidikan

Handi Irawan menegaskan komitmennya untuk membawa perspektif baru ke dalam kebijakan pendidikan, terutama terkait disrupsi teknologi seperti AI.

Diterbitkan 16 Maret 2026, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, baru saja melantik 13 tokoh nasional sebagai anggota Dewan Pendidikan Nasional (DPN) periode 2026–2031. Di antara deretan tokoh tersebut, sosok Handi Irawan Djuwadi menjadi sorotan karena latar belakangnya yang kuat di bidang riset, teknologi, dan bisnis.

Handi Irawan menegaskan komitmennya untuk membawa perspektif baru ke dalam kebijakan pendidikan, terutama terkait disrupsi teknologi.

"Saya berharap, sebagai pelaku bisnis yang memiliki passion di bidang pendidikan, saya dapat memberikan masukan bagi kebijakan pendidikan Indonesia agar semakin berkualitas. Apalagi dengan tantangan global dan perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), proses pembelajaran harus semakin adaptif untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia," ujar Handi dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Kehadiran Handi di DPN dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan nasional yang lebih relevan dengan kebutuhan industri masa depan.

CEO dan founder Frontier ini dikenal luas sebagai pakar pemasaran dan riset teknologi yang telah melahirkan berbagai inisiatif nasional seperti Top Brand Award, Hari Pelanggan Nasional, hingga Hari Inovasi Indonesia.

Dalam konteks pendidikan, keahlian Handi dalam membaca data dan tren teknologi diharapkan mampu membantu pemerintah merumuskan kurikulum yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga tanggap terhadap integrasi AI.

Penggunaan AI di ruang kelas dipandang bukan lagi sebagai pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan siswa Indonesia kompetitif di kancah global.

Kiprah Luas di Organisasi Pendidikan

Meski dikenal sebagai praktisi bisnis dan teknologi, keterlibatan Handi di dunia pendidikan bukanlah hal baru.

Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Pendidikan Kristen (MPK) yang menaungi ribuan sekolah di seluruh Indonesia. Selain itu, ia juga merupakan anggota Dewan Pendidikan Tinggi (DPT) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Daftar kontribusi lainnya mencakup peran strategis di berbagai asosiasi, seperti Dewan Penasihat Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Kristen Indonesia (BKPTKI), dan Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Kristen Indonesia (BMPTKKI).

 

Mitra Strategis Mewujudkan Asta Cita

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan bahwa DPN akan menjadi mitra strategis kementerian dalam menjawab tantangan pendidikan yang makin kompleks.

Kolaborasi lintas disiplin ini juga bertujuan untuk menyukseskan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Dengan dilantiknya Handi Irawan dan 12 anggota lainnya, DPN diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang inovatif, inklusif, dan berbasis teknologi guna menjawab dinamika zaman yang terus berubah.

Infografis Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat