Top 3 Tekno: Upgrade Penting Galaxy S26 Ultra hingga Peluncuran Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra

Tak lagi fokus pada spesifikasi, Samsung Galaxy S26 Ultra lebih menitikberatkan pada fitur AI yang semakin canggih. Apa saja enam upgrade paling penting?

Diterbitkan 02 Maret 2026, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tak lagi fokus pada spesifikasi, Samsung Galaxy S26 Ultra lebih menitikberatkan pada fitur AI yang semakin canggih.

Informasi mengenai sejumlah upgrade penting pada HP ini membuat penasaran para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Minggu (1/3/2026) kemarin.

Berita lain yang juga populer datang dari Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra yang baru saja rilis secara global.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir Lebih Tipis dan AI Makin Cerdas, Ini Upgrade Pentingnya

Samsung Galaxy S26 Ultra hadir dengan peningkatan lebih terarah. Tak lagi sekadar fokus pada spesifikasi, model Ultra tahun ini lebih menitikberatkan pada kecerdasan buatan (AI) semakin canggih, kemampuan videografi yang ditingkatkan, serta penyempurnaan hardware yang signifikan.

Meski sekilas tampak sebagai pembaruan minor, sejumlah peningkatan pada Galaxy S26 Ultra justru menghadirkan daya tarik tersendiri. Sejumlah detail justru membuatnya semakin menarik di kelas flagship, sebagaimana dikutip dari GizmoChina, Minggu (1/3/2026).   

BACA JUGA:Samsung Galaxy Buds4 dan Samsung Galaxy Buds4 Pro Hadir dengan Audio Hi-Fi dan AILebih Tipis dari Ultra Mana Pun

Samsung Galaxy S26 Ultra hadir dengan ketebalan 7,9mm, menjadikannya ponsel tertipis yang pernah dirilis oleh perusahaan hingga saat ini. Desain ramping tersebut mungkin tidak terlalu terlihat mencolok.

Namun, di kelas flagship yang identik dengan bodi besar dan dilengkapi kamera canggih, mengurangi ketebalan tanpa mengorbankan daya baterai atau sistem pendinginan menjadi keunggulan tersendiri. Meski tampil lebih tipis, Galaxy S26 Ultra tetap dilengkapi dengan hadware kelas atas dan tidak mengurangi kapasitas baterainya.

Baca selengkapnya di sini

 

2. Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra Rilis Global, Ini Harga dan Spesifikasi Lengkapnya

Xiaomi 17 dan 17 Ultra akhirnya meluncur ke pasar global, setelah sebelumnya kedua HP Android tersebut lebih dulu debut di China pada akhir tahun lalu.

Sempat dirumorkan hanya akan tersedia eksklusif di China, Xiaomi akhirnya membawa duo HP premium mereka ke lebih banyak negara, termasuk ke Indonesia.

Secara spesifik Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra tidak ada perubahan besar jika dibandingkan model China. Namun, perbedaan terasa pada kapasitas baterai versi global lebih kecil.

Spesifikasi Xiaomi 17 Ultra

Dari kedua ponsel yang diluncurkan, Xiaomi 17 Ultra langsung mencuri perhatian banyak pihak, terutama dari kemampuan kameranya. Perusahaan melengkapi varian ini dengan sensor utama 50MP 1 inci Light Fusion 1050L, dibantu dengan teknologi LOFIC HDR.

Berbekal sensor ini, perusahaan mengklaim gambar yang diambil memiliki detail tinggi dan performa optimal meski dalam kondisi minim cahaya sekalipun.

Di sisi telefoto, perusahaan menyematkan kamera 200MP dengan sensor 1/1.4 inci. Lensa variabelnya dapat berpindah mulus dari 75mm hingga 100mm. Untuk kebutuhan ultra-wide, tersedia kamera 50MP dengan sudut pandang 115 derajat. Kamera depannya masih tetap di 50MP.

Perusahaan menjelaskan, kamera Xiaomi 17 Ultra mampu merekam video Dolby Vision dan Log hingga resolusi 4K 120fps. Fitur ini menyasar kreator konten dan videografer mobile.

Desain HP baru Xiaomi ini terhitung lebih tipis ketimbang generasi sebelumnya, dengan ketebalan 8,3mm dari sebelumnya 9,4mm. Xiaomi 17 Ultra hadir dalam tiga pilihan warna, dengan varian Starlit Green hadir dengan efek kilau mineral.

Baca selengkapnya di sini

 

3. 3 Tips ChatGPT Saat Ramadan, Bantu Susun Menu Sahur sampai Ide Jualan

ChatGPT berkembang dengan cepat dan semakin populer digunakan oleh banyak pihak, mulai dari anak-anak sekolah hingga para profesional sejak diumumkan OpenAI pada 30 November 2022.

Beragam prompt pun sudah dipakai oleh para pengguna ChatGPT di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Bersamaan dengan dimulainya Ramadan, data anonim OpenAI mengungkap penggunaan prompt terkait bulan suci melonjak 85 persen.

Ini berarti, semakin banuak orang mengandalkan chatbot buatan OpenAI ini tidak hanya untuk produktivitas, tetapi juga membantu aktivitas selama bulan puasa.

Bagi kamu yang ingin memaksimalkan ChatGPT selama Ramadan, ada tiga cara praktis yang bisa langsung dicoba. Mulai dari urusan dapur sampai peluang cuan, semuanya bisa lebih terstruktur dengan bantuan AI ini.

1. Susun Menu Sahur dan Buka Puasa

Memasuki hari ke-9 bulan suci Ramadan, pasti beberapa dari kamu sudah disibukkan dengan beragam menu sahur hingga untuk berbuka puasa.

Menariknya, pencarian resep di ChatGPT naik 38 persen, sementara topik nutrisi dan diet meningkat 29 persen. Bagi kamu yang ingin memakai ChatGPT untuk membuat meal planning mingguan pun sangat memungkinkan dan sederhana.

Cukup masukkan bahan makanan yang tersedia di kulkas, preferensi diet, tujuan kesehatan, dan batas anggaran.

Baca selengkapnya di sini

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)