Apple Siapkan 5 Produk Baru 4 Maret 2026, dari iPhone 17e Sampai MacBook Murah

Apple menggelar event “Experience” pada 4 Maret 2026, dilaporkan setidaknya lima produk baru akan diumumkan, termasuk iPhone 17e, MacBook murah

Diterbitkan 24 Februari 2026, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Apple bikin banyak fans setianya penasaran. Baru-baru ini, perusahaan berbasis di Cupertino ini menyebar undangan bertajuk "Experience" yang digelar pada 4 Maret 2026.

Walau tidak ada sesi keynote dari CEO Apple, Tim Cook, seperti biasanya, laporan baru menyebut pembuat iPhone ini akan mengumumkan sejumlah produk baru.

Dalam Apple event 4 Maret tersebut, sejumlah jurnalis dan kreator konten di berbagai kota di dunia diajak untuk bergabung dalam pengalaman spesial.

Menurut laporan Mark Gurman dalam buletin Power On di Bloomberg, acara ini akan digelar dalam "rangkaian pengumuman selama tiga hari."

Mengutip laporannya via Mashable, Selasa (24/2/2026), rangkaian Apple event tersebut akan dimulai pada Senin, 2 Maret, dan diakhiri dengan "pengalaman" tatap muka pada Rabu, 4 Maret.

Ini berarti, perusahaan kemungkinan akan merilis sejumlah produk baru lewat siaran pers dan video peluncuran, tanpa panggung keynote besar-besaran seperti peluncuran iPhone.

1. iPhone 17e

Apple resmi luncurkan iPhone 16e, simak spesifikasi dan harganya. (Doc: Apple)

iPhone 17e menjadi salah satu produk yang kabarnya akan Apple umumkan dalam acara ini. Dari bocoran yang beredar saat ini, penerus iPhone 16e hadir dengan Dynamic Island, dukungan MagSafe, modem C1X, serta chip konektivitas N1.

Untuk performa, iPhone 17e akan menggunakan chip A19 versi binned. Ini artinya, ponsel ini memiliki jumlah inti GPU lebih sedikit daripada iPhone 17 reguler.

Walau tampil dengan peningkatan signifikan, harga iPhone 17e diperkirakan tetap dibanderol setara dengan iPhone 16e saat diluncurkan, yaitu USD 599.

2. MacBook Murah dengan Chip A18 Pro

Hands-On MacBook Pro M4: Lebih Kencang, Layar Makin Ciamik, dan Baterai Tahan Lama! (Liputan6.com/ Yuslianson)

Selain iPhone 17e, Apple diyakini akan memperkenalkan MacBook entry-level untuk pertama kalinya. Menariknya, laptop Apple ini tidak memakai chip seri M seperti MacBook pada umumnya.

Alih-alih, MacBook baru Apple ini akan ditenagai chip A18 Pro. Menurut Gurman, laptop tersebut diprediksi menggunakan rangka aluminium dengan warna cerah, ukuran layar di bawah 13 inci, dan harga di bawah USD 1.000.

 

3. MacBook Air dan Pro M5

Apple MacBook Air 2024 dengan Chip M3. Credit: Apple

MacBook Air disebut akan mendapatkan chip M5. Pembaruan ini diyakini akan meningkatkan performa, termasuk untuk fitur Apple Intelligence.

Sementara itu, MacBook Pro 14 inci dan 16 inci dikabarkan akan hadir dengan chip M5 Pro dan M5 Max. Chip baru ini diperkirakan membawa peningkatan CPU dan GPU serta efisiensi daya lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

4. iPad Generasi Baru Chip A18

Mobilitas tinggi menuntut kita untuk tetap produktif menyalurkan kreativitas di mana saja, tdan kapan saja, tentunya dengan gadget yang tepat, iPad Air M3.

Tak hanya Mac dan iPhone, lini iPad juga disebut akan diperbarui. iPad generasi ke-12 dikabarkan akan menggunakan chip A18. Upgrade ini membuat iPad entry-level berpeluang mendukung Apple Intelligence untuk pertama kalinya.

Selain itu, iPad Air generasi ke-8 dirumorkan akan mendapat chip M4. Peningkatan ini diyakini akan memperkuat performa untuk editing video dan multitasking.

5. Studio Display

Gurman juga menyebut Apple sedang menyiapkan dua model Studio Display baru. Namun ia menilai kemungkinan keduanya diumumkan bersamaan dalam waktu dekat cukup kecil karena daftar produknya sudah sangat banyak.

Harga iPhone Bisa Lebih Murah Imbas Produk AS Bebas TKDN?

Keputusan pemerintah Indonesia yang menghapus kewajiban Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk produk dan perusahaan asal Amerika Serikat (AS), akan membuat Apple kembali mendapatkan karpet merah.

Jika iPhone bisa masuk tanpa aturan TKDN, Apple cukup mengajukan sertifikat SDPPI (Postel). Sementara brand ponsel non-AS tetap harus memenuhi TKDN sebesar 30-40 persen, baik lewat manufaktur maupun software.

Bila demikian, apakah harga iPhone akan bisa lebih murah di Indonesia? Direktur Ekonomi Digital di Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, menilai bahwa hal itu belum tentu bisa terealisasikan.

“Saya rasa belum tentu (harga iPhone bisa turun) karena ada proses importasi dan bea masuk barangnya. Namun, pelonggaran (TKDN) ini bisa menyebabkan persaingan pasar ponsel pintar di Indonesia mengerucut kepada beberapa pemain saja,” ujarnya kepada Tekno Liputan6.com, Minggu (22/2/2026).

Hal yang perlu digarisbawahi adalah jangan sampai produsen yang sudah membangun pabrik di Indonesia malah beralih hanya menjadi ‘pedagang’.

“Yang saya khawatirkan adalah produsen yang sudah membangun pabrik di Indonesia akan beralih menjadi ‘pedagang’ saja. Produsen tersebut akan berpikir ulang terkait kelanjutan operasional pabrik di Indonesia,” tutur Huda.