Sukses

Top 3 Tekno: PUBG Mobile Balik Lagi ke India dengan Nama Baru

Liputan6.com, Jakarta - Berita tentang gim battle royale terkenal PUBG Mobile yang kembali hadir menyapa pemain setianya di India dengan nama baru, mencuri perhatian pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Jumat (18/6/2021).

Tak hanya itu, berita soal logo baru Telkomsel dan Mastel dan idEA yang sepakat mengawal RUU Perlindungan Data Pribadi juga menjadi perhatian.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. Sempat Diblokir, PUBG Mobile Balik Lagi ke India

PUBG Mobile x Resident Evil 2. (Doc: PUBG Mobile)

Gim battle royale terkenal PUBG Mobile kembali dapat diakses di India. PUBG Mobile sempat diblokir hampir setahun terakhir. Pemerintah India melarang adanya PUBG Mobile sejak September 2020.

Mengutip The Verge, Jumat (18/6/2021), aplikasi PUBG Mobile mulai tersedia di Google Play Store menggunakan nama baru, Battlegrounds Mobile India.

Selain perubahan nama, pengembang juga menghadirkan sejumlah perubahan di gim ini. Perubahan yang dimaksud mulai dari darah yang kini berwarna hijau dan sistem akun baru.

Baca Selengkapnya di Sini

2 dari 3 halaman

2. Setelah 26 Tahun, Telkomsel Umumkan Logo Baru

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam dan Direktur Marketing Telkomsel Rachel Goh mengumumkan logo baru Telkomsel (Foto: Telkomsel).

Telkomsel mengumumkan logo baru perusahaan. Perubahan logo ini dilakukan 26 tahun setelah Telkomsel menggunakan logo lamanya.

Tulisan yang menyertai logo Telkomsel yang semula hadir dalam font kaku pun diubah menjadi font khusus yang lebih fleksibel bernama Telkomsel Batik Sans Regular karya kreator lokal Deni Anggara.

Logo Telkomsel divisualisasikan dalam wujud portal, mengidentifikasikan perusahaan membantu para pelanggan menuju sebuah dunia digital penuh peluang dan kemungkinan.

Baca Selengkapnya di Sini

 

3 dari 3 halaman

3. Mastel dan idEA Sepakat Kawal RUU Perlindungan Data Pribadi

Ilustrasi data pribadi, perlindungan data pribadi, privasi pengguna.  Kredit: Tayeb MEZAHDIA via Pixabay

Masyarakat Telematika (Mastel) dan Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) sepakat mengawal RUU Perlindungan Data Pribadi. Pasalnya, RUU PDP merupakan hal penting dalam perdagangan online di e-commerce.

Langkah keduanya dilakukan untuk memperkuat industri dan ekosistem digital di Indonesia.

Dalam pertemuan antara Pengurus Mastel dan idEA secara daring pada Rabu, 16 Juni 2021, Ketua Umum Mastel, Sarwoto Atmosutarno; dan Ketua Umum idEA, Bima Laga sepakat platform marketplace merupakan pilar pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Tin)