Sukses

Terangi 16 Desa di NTT, Pencahayaan Tenaga Surya Diklaim Lebih Sehat

Liputan6.com, Jakarta - Signify Foundation membawa pencahayaan ke 16 desa yang belum terjangkau listrik di Kabupaten Kupang dan Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) lewat program 'Kampung Terang Hemat Energi (KTHE)'.

Program ini mendistribusikan 1.375 unit pencahayaan tenaga surya Philips LifeLight ke rumah-rumah yang membutuhkan dan membangun 16 titik lampu jalan baru menggunakan Philips SunStay di delapan desa dan jalur penghubungnya di Kupang.

Di Sumba Tengah, 1.826 unit Philips LifeLight disalurkan untuk rumah tangga serta tiga puskesmas di delapan desa.

Country Leader Signify Indonesia, Dedy Bagus Pramono, mengatakan masih ada masyarakat tak terjangkau listrik yang aktivitasnya terbatas pada malam hari.

"Hal ini tentu saja mengurangi produktivitas mereka secara keseluruhan dan membatasi kemampuan mereka untuk mencari nafkah, di samping risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh lampu minyak, lilin, dan obor," ujar Dedy melalui keterangan resminya, Rabu (16/6/2021).

Pencahayaan tenaga surya Philips LifeLight ini diklaim lebih aman, lebih sehat, lebih terang, dan 10 kali lebih tahan lama (hingga 40 jam) daripada lampu minyak tanah dan lilin.

Fitur yang berguna dari Philips LifeLight adalah port USB yang dapat digunakan untuk mengisi daya ponsel di rumah.

Untuk menerangi jalan-jalan desa, perusahaan memasang Philips SunStay, lampu jalan bertenaga surya all-in-one lengkap dengan baterai terintegrasi, panel surya dan pengisi daya yang semuanya telah terpasang pada luminer.

 

2 dari 2 halaman

Gandeng LSM Lokal

Sebagai perusahaan yang sudah hadir di Indonesia selama lebih dari 125 tahun, Dedy menuturkan pihaknya berkomitmen untuk membantu meningkatkan kehidupan masyarakat di Indonesia.

"Dan kami melakukannya dengan cara terbaik yang kami bisa, yaitu melalui pencahayaan. Program KTHE adalah bukti komitmen berkelanjutan kami untuk menerangi kehidupan masyarakat," Dedy memungkaskan.

Signify menyediakan pencahayaan LED bertenaga surya untuk memungkinkan masyarakat di daerah pedesaan terpencil untuk melakukan aktivitas sehari-hari saat malam tiba. Berkat program tersebut masyarakat desa tidak perlu lagi terpapar risiko penglihatan atau pernapasan saat menggunakan lilin dan lampu minyak tanah.

Pencahayaan yang dipasang di fasilitas umum seperti puskesmas memberikan penduduk akses ke perawatan dalam keadaan darurat medis, bahkan ketika hari sudah gelap.

Bermitra dengan Kopernik, LSM lokal yang mengkhususkan diri dalam bidang teknologi untuk memberdayakan masyarakat di desa-desa terpencil, Signify Foundation menyediakan pencahayaan rumah tangga berbasis tenaga surya.