Sukses

Tokocrypto Kembangkan Proyek DeFi Indonesia Pertama pada Binance Smart Chain

Liputan6.com, Jakarta - Tokocrypto mendorong adopsi lebih besar atas penggunaan blockchain di Indonesia dengan membangun proyek CeDeFi di atas platform Binance Smart Chain (BSC).

BSC diklaim menetapkan biaya rendah, kecepatan transaksi cepat, layanan andal dan mudah digunakan. 

Ia dapat memberdayakan produk keuangan berbasis blockchain generasi berikutnya untuk berkembang dan memanfaatkan industri fintech yang sedang berkembang di Indonesia.

Lewat visi untuk menyebarkan kebebasan finansial kepada semua, Binance sebagai pembuat platform BSC mendukung Tokocrypto untuk meningkatkan adopsi blockchain dan mendorong penetrasi aplikasi BSC di negeri ini.

"Indonesia adalah salah satu komunitas BSC paling aktif. Kami harap kerja sama dengan Tokocrypto ini akan memberikan dukungan kepada proyek-proyek blockchain dan mempromosikan adopsi kripto di Indonesia," ujar Xiaoguang, koordinator ekosistem BSC.

Adapun Tokocrypto merupakan platform aset kripto pertama di Indonesia yang terdaftar dan teregulasi di Badan Pengatur Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (BAPPEBTI).

2 dari 3 halaman

Token CeDeFi

Saat ini Tokocrypto akan mengembangkan token CeDeFi (TKO) hybrid pertama di Indonesia di atas BSC. TKO menggabungkan teknologi Keuangan Terpusat (CeFi) dan Keuangan Terdesentralisasi (DeFi).

Perusahaan meyakini, produk peminjaman dan passive income DeFi dapat membantu mempercepat adopsi di antara populasi yang tidak memiliki rekening bank di Indonesia serta inklusi keuangan lebih besar.

Sementara CeFi menawarkan produk yang mudah digunakan dan lebih umum untuk menengahi kesenjangan antara pengguna Tokocrypto dan DeFi.

Di awal proyek ini Tokocrypto akan berfokus pada edukasi pengguna tentang aset kripto dan pengembangan utilitas CeFi, seperti Setoran TKO, Tabungan TKO & Cashback TKO di Tokocrypto.

 

3 dari 3 halaman

Pernyataan Ceo di Tokocrypto

Binance selalu menjadi pendukung kuat kami di Tokocrypto. Melalui kolaborasi lebih erat ini, harapannya akan dapat mendorong adopsi kripto melalui token TKO ke lebih banyak wilayah di Indonesia," ujar Pang Xue Kai, CEO di Tokocrypto

Kemitraan ini, kata Kai, juga akan memungkinkan Tokocrypto "memanfaatkan sumber daya manusia dan dukungan di seluruh ekosistem BSC."

Inisiatif lain sebagai bagian dari kemitraan ini adalah proyek dana pengembang untuk memberdayakan proyek-proyek yang akan muncul dan mendorong kolaborasi antara Keuangan Terpusat dan Keuangan Terdesentralisasi (DeFi). Proyek ini menyediakan pendanaan, serta berbagai program dan inisiatif yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial jangka panjang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.