Sukses

Blokir 10 Ribu Cheater di Gim Valorant, Riot Games: Tak Ada Kesempatan Kedua

Liputan6.com, Jakarta - Valorant, gim multiplayer shooter yang baru saja diluncurkan Riot Games sudah langsung diserbu oleh cheater (pemain berbuat curang).

Antisipasi membludaknya cheater yang bermunculan di dalam gim. Riot Games bertindak cepat dan tegas.

Sempat dikabarkan akan memberikan kesempatan kedua kepada cheater yang diblokir pada fase beta gim, Riot Game ternyata memutuskan mengambil langkah sebaliknya.

Hal ini diungkap oleh CEO Riot Games, Nicola Laurent, saat berbicara dengan pemain Valorant yang di banned (blokir) via Twitter, Kamis (4/6/2020).

Gamer itu mengatakan, dirinya sangat gembira saat mengetahui dia akan diberi kesempatan kedua untuk bisa bermain gim Valorant lagi saat resmi diluncurkan.

Namun saat membuat akun baru, ia mendapati dirinya masih di banned dari gim Valorant.

Laurent pun memberikan tanggapan tegas dan singkat dengan mengatakan, "Maaf, tidak ada kesempatan kedua bagi pemain yang berbuat curang di dalam gim Valorant."

2 dari 3 halaman

Blokir 10 Ribu Gamer Berbuat Curang

Valorant. (Doc: Riot Games)

Lebih lanjut, Riot Games mengonfirmasi telah memblokir lebih dari 10.000 cheater di gim Valorant pada pertengahan Mei 2020 saja.

Beberapa hari kemudian, pengembang pun kembali menambahkan 1,600 player yang kedapatan berbuat curang di dalam gim.

Sehubungan gim ini sudah dirilis untuk umum, bukan hal yang tak mungkin angka tersebut akan naik setiap harinya.

3 dari 3 halaman

Riot Games Akan Ubah Penamaan Rank di Gim Valorant

Valorant. (Doc: Riot Games)

Riot Games, selaku pengembang gim kabarnya akan mengubah penamaan rank teratas di dalam gim.

Informasi, tingkatan rank di dalam gim bergenre FPS (first person shooter) ini diawali dari Iron lanjut ke Bronze, Silver, Gold, Platinum, Diamond, Immortal, dan paling teratas yaitu Valorant.

Yup, Valorant. Ini berdasarkan sistem rank yang dibetuk oleh Riot Games untuk gim berjudul Valorant ini. Bikin bingung bukan?

Agar tidak membuat bingung di masa mendatang, perusahaan pun memutuskan untuk mengubah nama rank teratas tersebut saat gim ini resmi meluncur.

"Kami menyadari hal ini. Karena itu, tim Riot akan mengubah rank Valorant saat gim ini diluncurkan pada 2 Juni mendatang," ucap desainer senior Valorant, Sean Szopinski, sebagaimana dikutip dari Polygon, Jumat (29/5/2020).

(Ysl/Why)